www.bisnistoday.co.id
Senin , 21 September 2026
Home GLOBAL Google Berencana Manfaatkan PLTG untuk Pusat Data Mereka
GLOBALKawasan GlobalLingkungan

Google Berencana Manfaatkan PLTG untuk Pusat Data Mereka

Langkah ini merupakan bagian dari perubahan haluan yang sedang berlangsung bagi Google, yang pernah berjanji untuk netral karbon pada 2030.

Logo Google (dok: Unsplash.com)
Social Media

JAKARTA-Bisnistoday: Google berencana bermitra dengan penyedia pembangkit listrik tenaga gas alam yang dapat menyediakan energi untuk salah satu pusat datanya di Texas.

Hal ini terungkap dalam penelitian terbaru yang telah mendapat konfirmasi dari perusahaan teknologi tersebut.

Langkah ini merupakan bagian dari perubahan haluan yang sedang berlangsung bagi Google, yang pernah berjanji untuk netral karbon pada 2030. Sejauh ini, Google telah lama dianggap sebagai pelopor dalam energi bersih.

Menurut rencana mereka akan membangun pembangkit listrik tenaga gas tersebut di Armstrong County, daerah yang jarang penduduknya di wilayah Texas Panhandle.

Menurut laporan dari organisasi penelitian Cleanview, proyek ini dipimpin oleh Crusoe Energy, yang bermitra dengan Google untuk mengembangkan kampus pusat data yang dikenal sebagai “Goodnight”, yang dinamai menurut nama kota terdekat.

Crusoe mengajukan izin pada Januari lalu untuk membangun pembangkit listrik berkapasitas 933 megawatt di lokasi kampus Goodnight. Mereka akan menyediakan energi untuk setidaknya dua bangunan di kampus tersebut, menurut Cleanview.

Guardian mengungkapkan berdasarkan permohonan izin Crusoe setebal 465 halaman, pembangkit listrik tersebut akan mengeluarkan emisi karbon dioksida sebanyak 4,5 juta ton per tahun, yang merupakan pendorong utama krisis iklim. Sebagai perbandingan, seluruh kota San Francisco mengeluarkan sekitar 4 juta ton karbon dioksida setiap tahunnya.

Masih Negosiasi

Michael Thomas, pendiri Cleanview dan penulis laporan tersebut, mengatakan bahwa pembangkit listrik ini akan menjadi salah satu investasi langsung pertama dalam infrastruktur bahan bakar fosil yang pernah dilihatnya dari Google.

“Google telah menghabiskan puluhan tahun untuk membangun citra sebagai pemimpin energi bersih,” kata Thomas. “Saya selalu menganggap mereka sebagai yang paling berkomitmen pada tujuan iklim mereka. Tetapi proyek-proyek ini menunjukkan bahwa perubahan strategis besar di perusahaan tersebut mungkin sedang berlangsung.”

Ketika Guardian menanyakan kepada Google tentang kemitraannya dengan Crusoe untuk pembangkit listrik tenaga gas, Chrissy Moy, juru bicara perusahaan, tidak membantah proyek tersebut tetapi mengatakan: “Kami belum memiliki kontrak untuk pembangkit listrik di Texas.”

Berapa banyak listrik yang mungkin dibeli Google dari pembangkit tersebut belum jelas, karena negosiasi tampaknya masih berlangsung.//

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lingkungan

Dari Daun Kelor hingga Solar Panel: Cara JTB Zona 12 Merajut Ekonomi dan Lingkungan di Bojonegoro

BOJONEGORO, Bisnistoday- PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 melalui proyek Jambaran...

Kerja Sama IATPI
Lingkungan

Fokus Peningkatan Kualitas Konsultan, IATPI dan INKINDO DKI Jakarta Sepakati MOU Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - Permintaan jasa konsultan teknik lingkungan terus melonjak tajam! Tak...

Lingkungan

E-Waste Tak Bisa Dibuang Sembarangan, XLSMART Bawa #ByeByeBox ke ITB

BANDUNG, Bisnistoday - Sampah elektronik atau electronic waste (e-waste) tidak bisa diperlakukan...

Menteri PU
Lingkungan

Pertemuan Utusan Khusus Presiden dan Menteri PU Bahas Infrastruktur Berbasis Lingkungan

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menerima kunjungan Utusan...