www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG ditutup melemah di tengah penguatan bursa kawasan Asia
Bursa

IHSG ditutup melemah di tengah penguatan bursa kawasan Asia

IHSG melemah
IHSG ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis (22/02) ditutup melemah 9,38 poin ke posisi 7.339,64. Sementara indeks LQ45 turun 5,90 poin ke posisi 1.002,51.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana seperti dikutif Antara menperkirakan pergerakan IHSG yang masih cenderung volatile pasca Pemilihan Umum (Pemilu), dimana diperkirakan terjadi aksi profit taking dan investor masih wait and see akan kebijakan The Fed ke depannya.

Dari mancanegara, risalah The Fed yang dirilis Rabu malam waktu Amerika Serikat (AS) memberikan gambaran bahwa para pejabat dalam kondisi wait and see untuk menurunkan suku bunga yang saat ini berada di level 5,25-5,5 persen, karena solidnya data perekonomian AS dan inflasi yang masih di atas target.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga BI-Rate di level 6 persen, deposit facility rate sebesar 5,25 persen dan suku bunga lending facility sebesar 6,75 persen.

Dibuka Melemah

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat di mana sektor infrastruktur paling tinggi yaitu 1,65 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor barang baku naik masing-masing 1,35 persen dan 1,14 persen.

Sedangkan tiga sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam minus 0,34 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor kesehatan yang masing-masing minus 0,04 persen dan 0,34 persen.

Baca juga: IHSG Melemah karena Pasar Wait And See

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MPIX, WIRG, SMIL, VKTR dan PTPS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BAIK, MTWI, MMIX, NZIA, dan SWID.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.297.434 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,09 miliar lembar saham senilai Rp9,26 triliun. Sebanyak 297 saham naik, 228 saham menurun, dan 256 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 837,90 poin atau 2,19 persen ke 39.100,10, indeks Hang Seng menguat 239,85 poin atau 1,45 persen ke 16.742,94, indeks Shanghai menguat 37,40 poin atau 1,27 persen ke 3.222,94, dan indeks Strait Times menguat 5,83 poin atau 0,18 persen ke 3.222,94./

 

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

DIDIMAX Perkuat Literasi Perdagangan Berjangka Lewat Program Edukasi Komprehensif

JAKARTA, Bisnistoday.co.id, — DIDIMAX terus memperluas komitmennya dalam meningkatkan literasi perdagangan berjangka...

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Sepanjang Bulan Inklusi Keuangan 2026

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembukaan 27,23 juta rekening...

Bursa

Raih Best Trading Education CNBC Indonesia Awards 2026, DIDIMAX Makin Perkuat Literasi Trading Nasional

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- DIDIMAX kembali menorehkan prestasi gemilang di industri perdagangan berjangka Indonesia....

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Masih Fluktuatif, Mirae Asset Ingatkan Pentingnya Fundamental Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ketidakpastian pasar global...