www.bisnistoday.co.id
Jumat , 7 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI IHSG Melemah Dipicu Aksi Ambil Untung
BURSA & KORPORASI

IHSG Melemah Dipicu Aksi Ambil Untung

RUPIAH MENGUAT: Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (1/12) menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan jumat (1/10)  ditutup terkoreksi 58,1 poin ke posisi 6.228,85. Sementara indek LQ45 turun 8,7 poin ke posisi 886,01. Pelemahan dipicu oleh aksi ambil untung oleh investor.

Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (1/10) menyebut, terkoreksinya IHSG hari ini antara lain disebabkan oleh aksi ambil untung investor pada lintas sektor, terkoreksinya mayoritas indeks di bursa Wall Street, dan turunnya harga timah, nikel, dan tembaga.

Dibuka melemah, IHSG terus berada di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih bertahan di teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor saham meningkat dimana sektor properti & real estat naik paling tinggi yaitu 0,82 persen, diikuti sektor transportasi dan sektor infrastruktur masing-masing 0,41 persen dan 0,02 persen.

Sedangkan delapan sektor saham terkoreksi dimana sektor barang konsumen non primer turun paling dalam yaitu minus 1,67 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor teknologi masing-masing minus 1,53 persen dan minus 1,41 persen.

Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing sebesar Rp10,52 triliun.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.505.461 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,66 miliar lembar saham senilai Rp31,39 triliun. Sebanyak 203 saham naik, 303 saham menurun, dan 151 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 681,59 poin atau 2,31 persen ke 28.771,07 dan indeks Straits Times meningkat 33,91 poin atau 1,1 persen ke 3.052,79. Sementara bursa saham Hong Kong dan China ditutup libur memperingati hari kebangsaan

Rupiah Menguat

Sementara nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup menguat 5 poin atau 0,03 persen ke posisi Rp14.308 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.313 per dolar AS. Penguatan seiring kekhawatiran pelaku pasar akan lambatnya proses pemulihan ekonomi global.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrrahim Assuaibi mengatakan, dolar yang dipandang sebagai tempat berlindung yang aman pada saat tekanan pasar, telah menguat dalam beberapa hari terakhir meskipun ada perdebatan di Washington mengenai plafon utang AS yang mengancam akan menjerumuskan pemerintah ke dalam penutupan.

“Investor malah fokus pada kekhawatiran perlambatan global, kenaikan harga energi, dan imbal hasil treasury AS yang sangat lebih tinggi,” ujar Ibrahim.

Investor juga khawatir bank sentral AS The Fed akan mulai menarik dukungan kebijakan tepat saat pertumbuhan global melambat.

Investor mengawasi dengan cermat petunjuk kapan pemerintah dan bank sentral di seluruh dunia akan membalikkan dukungan darurat besar-besaran yang diluncurkan untuk memerangi pandemi tahun lalu.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.310 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.308 per dolar AS hingga Rp14.325 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat menguat ke posisi Rp14.315 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.321 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Perkuat Sinergi dengan Mitra Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) memberikan apresiasi kepada...

GEDUNG BEI
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Masih Selektif, Tren “Bearish” Masih Menyelimuti IHSG

JAKARTA, Bisnistoday – Tekanan pasar saham diperkirakan masih berlanjut pasca rebalancing MSCI...

eBay (dok: usplash/appshunter-io)
BURSA & KORPORASIEkonomi & BisnisKorporasiOtomotif & Tekno

GameStop Akuisisi eBay Senilai Rp975 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday -GameStop, salah satu perusahaan ritel pengecer video game asal Amerika...