www.bisnistoday.co.id
Kamis , 5 November 2026
Home HEADLINE NEWS IKM Pangan Harus Mampu Jadi Motor Hilirisasi dan Pemberdayaan Ekonomi
HEADLINE NEWS

IKM Pangan Harus Mampu Jadi Motor Hilirisasi dan Pemberdayaan Ekonomi

IKM Pangan
PT Bogor Sari Nutrisi (BSN), produsen Yess Yoghurt yang berlokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Industri pangan diharapkan berkontribusi besar terhadap perekonomian, sektor ini juga menjadi penggerak hilirisasi yang mampu menciptakan nilai tambah dari pemanfaatan bahan baku lokal serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Pengembangan sektor industri kecil dan menengah (IKM) pangan memerlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan.

“Pembinaan IKM pangan menjadi tugas bersama karena jumlahnya mencapai 2,07 juta unit usaha atau 46,63 persen dari total unit usaha IKM nasional yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (31/5).

 Menurut Agus, IKM pangan tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan masyarakat. Pada triwulan I tahun 2026, sektor industri makanan dan minuman tercatat memberikan kontribusi sebesar 38,35 persen terhadap nilai produk domestik bruto (PDB) industri pengolahan.

Sementara itu, nilai ekspor industri pangan pada Februari 2026 menembus angka USD4,47 miliar atau menyumbang 24,07 persen terhadap total ekspor industri pengolahan. “Kinerja tersebut menunjukkan bahwa industri pangan merupakan salah satu sektor yang paling resilien dan memiliki prospek yang sangat baik untuk terus berkembang,” ungkap Menperin.

Sebagai upaya memperkuat ekosistem sektor IKM pangan, Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) terus menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, asosiasi, hingga lembaga pendamping usaha. Salah satu mitra strategis yang aktif melakukan pembinaan IKM adalah Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) melalui berbagai program pengembangan kapasitas usaha, perluasan akses pasar, dan fasilitasi pembiayaan.

Pembinaan IKM Pangan

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin Reni Yanita mengungkapkan, salah satu contoh keberhasilan dalam pembinaan tersebut adalah PT Bogor Sari Nutrisi (BSN), produsen Yess Yoghurt yang berlokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“PT Bogor Sari Nutrisi merupakan contoh baik untuk IKM pangan agar dapat semakin berkembang secara berkelanjutan melalui inovasi produk dan kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan pasar. Perusahaan ini juga menunjukkan keberhasilan regenerasi usaha yang mampu menjaga kesinambungan bisnis lintas generasi,” ujar Reni saat melakukan kunjungan kerja ke fasilitas produksi PT BSN di Bogor, beberapa waktu lalu.

Reni menjelaskan, perubahan perilaku konsumen saat ini menuntut pelaku industri pangan untuk terus meningkatkan kualitas produk. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan cita rasa, tetapi juga semakin memperhatikan aspek keamanan pangan, kandungan gizi, serta keunikan produk yang dikonsumsi.

“Produk yoghurt yang dihasilkan PT BSN menunjukkan kemampuan IKM dalam menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang. Ini menjadi bukti bahwa IKM pangan lokal mampu bersaing apabila didukung oleh inovasi dan konsistensi kualitas,” tuturnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pameran SIAL
HEADLINE NEWS

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Bisnis Dan Akses Pasar Global Bagi Industri F&B

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 resmi dibuka hari...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

Potensi Arus Keluar Dana Asing hingga USD 11 Miliar Membayangi Pasar Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai tekanan terhadap pasar...

Kabareskrim
HEADLINE NEWS

Bareskrim Ungkap Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden hingga Tokoh Politik

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap dugaan praktik penyadapan telepon...

Menperin
HEADLINE NEWS

PMI Manufaktur Membaik, Menperin Sarmuji Yakin Industri Bergerak Maju

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Oktober 2026 mencapai...