www.bisnistoday.co.id
Selasa , 25 Agustus 2026
Home EKONOMI Industri Galangan Kapal Butuh Dukungan SDM
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Industri Galangan Kapal Butuh Dukungan SDM

INDUSTRI PERKAPALAN : Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Arus Gunawan di Jakarta, Selasa (20/9).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Industri perkapalan merupakan salah satu sektor yang mendapatkan prioritas pengembangan agar bisa lebih produktif, inovatif dan berdaya saing global. Kinerja industri perkapalan nasional terus mengalami beberapa kemajuan, di antaranya peningkatan jumlah galangan dan kapasitas produksi.

Saat ini, terdapat 250 perusahaan galangan kapal dengan kapasitas produksi sebesar 1 juta tonase bobot mati (dead weight tonnage/DWT) per tahun untuk bangunan baru, dan hingga 12 juta DWT per tahun untuk reparasi kapal. Galangan kapal di Indonesia memiliki pengalaman dalam membangun berbagai jenis kapal, mulai dari kapal penumpang, kapal kargo, hingga kapal tujuan khusus dengan fasilitas graving dock terbesar (150.000 DWT).

“Kementerian Perindustrian terus mendukung upaya penyediaan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan kompeten guna mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing industri perkapalan nasional,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Arus Gunawan di Jakarta, Selasa (20/9)

Langkah tersebut sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2022 tentang Kebijakan Industri Nasional Tahun 2020-2024, terutama terkait penguatan SDM industri perkapalan dan komponen kapal. Kerja sama penguatan SDM dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah negara mitra, seperti Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan.

Kerja Sama JICA

Salah satu upaya konkret telah dilakukan oleh BPSDMI Kemenperin bersama Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin dengan menggandeng Japan International Cooperation Agency (JICA) serta Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) untuk melakukan kerja sama peningkatan kapabilitas dan kompetensi industri perkapalan Indonesia melalui program “The Indonesian Shipbuilding Industry Modernization Project”. 

“Tujuan utama dari program ini adalah memperkenalkan prosedur pembuatan kapal yang efisien dan metode manajemen produksi di galangan kapal Indonesia melalui sistem pengembangan SDM industri. Target peserta proyek ini adalah meningkatnya pengalaman galangan kapal nasional dalam proyek pembangunan kapal baru,” ujar Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE, R. Hendro Martono./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Produk Halal
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Industri Halal Menjadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday-  Industri halal dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu...

Java Kopi
Ekonomi & Bisnis

Ekspor Kopi Jawa Barat Senilai Rp2,64 Miliar Dilepas Menuju ke Inggris

BANDUNG, Bisnistoday - Kementerian Perdagangan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyaksikan pelepasan...

EKONOMI

OJK Sebut Kota Bandung Layak Jadi Role Model Pemberdayaan UMKM dan Pemberantasan Rentenir

BANDUNG, Bisnistoday - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat menilai Kota Bandung layak...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Usaha Pengrajin Lurik Prasojo

JAKARTA, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi berkomitmen terus meningkatkan...