www.bisnistoday.co.id
Selasa , 11 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Lingkungan Industri Mesti Berkontribusi Perbaikan Lingkungan
Lingkungan

Industri Mesti Berkontribusi Perbaikan Lingkungan

MENPERIN
MENTERI PERINDUSTRIAN, Agus G Kartasasmitamenekan layar digital tanda peresmian Peluncuran Platform “Udaraku” di Jakarta, Selasa (6/2)./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Menteri Perindustrian mengajak berkomitmen industri terhadap pelestarian lingkungan. Hal ini, salah satu langkah yang dilakukan mitigasi risiko kerusakan lingkungan ditengah pesatnya penerapan inovasi teknologi industri.

“Optimalisasi teknologi oleh unit kerja teknis di lingkungan Kemenperin adalah salah satu cara efektif dalam berkontribusi mengatasi tantangan di sektor industri, dan akan mendukung peningkatan efisiensi, inovasi, serta daya saing industri nasional,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara Peresmian Fasilitas Produksi Obat Bahan Alam (House of Wellness) sekaligus Launching Platform “Udaraku” di Jakarta, Selasa (6/2).

Lebih lanjut, Menperin menyambut baik diluncurkannya inovasi platform Udaraku yang dikembangkan oleh BBSPJPPI secara berkelanjutan, dan menjadi bagian dari perangkat teknologi Adaptive Monitoring System (AiMS) yang telah dikomersialisasikan sebelumnya. Pelaku industri perlu mengintegrasikan Udaraku dalam operasional kesehariannya, sehingga industri dapat memberikan kontribusi nyata pada kesejahteraan masyarakat

“Saya mengajak seluruh masyarakat industri untuk bersama-sama mendukung kemajuan sektor industri kita yang independen, maju, adil, dan inklusif. Salah satu langkahnya dengan mendorong penciptaan industri yang berkelanjutan serta bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan platform Udaraku, ini akan membantu industri untuk berkontribusi dalam pemantauan kualitas udara secara aktif, serta dapat membantu dalam pemenuhan kebutuhan regulasi bagi industri,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BSKJI Kemenperin Andi Rizaldi menyampakan bahwa Udaraku merupakan platform monitoring yang efektif dan mempermudah dalam pengumpulan data secara komprehensif dalam rangka evaluasi.

”Selain data kualitas udara secara real time Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), Udaraku memungkinkan industri untuk mampu mengevaluasi sesuai kebutuhan atas data yang disajikan,” ungkapnya. Untuk itu, diharapkan pengembangan platform Udaraku perlu terus didorong dan ditambahkan poin lokasi sensornya hingga ke seluruh pelosok Indonesia.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Karhutla (Ilustrasi: Unsplash/Matt-Palmer)
GagasanLingkungan

Amuk Api di Lahan Kerontang

SEJUMLAH peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi sepanjang pekan ini, yakni...

Kegiatan Sedekah Hutan di FIB UI, Sabtu (8/8/2026) (dok:Adi/Bisnistoday)
EKONOMILingkungan

Memaknai Hutan sebagai Ruang Hidup Melalui Sedekah Hutan

JAKARTA, Bisnistoday – Sabtu (8/8/2026) pagi, ratusan orang yang umumnya mengenakan budaya...

Dim-sum Diusulkan jadi Nama Topan (dok:Unsplash.com/thefreebirds)
Lingkungan

Dim-sum Diusulkan jadi Nama Topan

JAKARTA, Bisnistoday – Dim-sum, makanan yang di Indonesia mirip Siomay, suatu saat...

Pergerakan Topan Dolphin (dok:Al jazeera)
Lingkungan

Topan Dolphin Berpotensi ‘Mengamuk’ di Pulau Okinawa Jepang

JAKARTA, Bisnistoday – Topan Dolphin sedang bergerak ke arah barat melintasi Samudra...