MAKASAR, Bisnistoday – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Makassar, Sulawesi Selatan memastikan posisi hilal sebagai pertanda 1 syawal berada berada di ketinggian 4 derajat 29 menit 27 detik.
Kepala BMKG Makassar Irwan Slamet menjelaskan hilal terlihat selama 22 menit setelah matahari terbenam. Ketinggian Hilal ini telah melebihi kesepakatan bersama negara negara ASEAN yaitu sekitar 2 derajat.
“Hilal berada di ketinggian 4 derajat 29 menit 27 detik. Hilal sendiri akan terbenam pada pukul 18.18 WITA, sehingga masih ada waktu sekitar 22 menit untuk menyaksikan hilal. Insyaallah kita akan berlebaran besok pagi,” katanya.
Sementara itu, Tim rukyatul hilal di Jawa Timur melaporkan melihat anak bulan atau hilal di tiga lokasi pemantauan, yakni di Balai Rukyat Condrodipo Gresik, Tanjung Kodok Lamongan dan di Mojokerto.
“[Tim rukyat melihat hilal] di Condrodipo Gresik, Tanjung Kodok Lamongan dan di Mojokerto,” kata Ketua PW LFNU Jawa Timur KH Shofi ullah atau Gus Shofi dikonfirmasi Bisnistoday, Minggu petang, 1 Mei 2022
Gus Shofi menegaskan sebanyak tiga orang yang menyatakan melihat hilal di Condrodipo. Sedangkan di Mojokerto Raya sebanyak empat orang juga menyatakan melihat hilal. Para saksi kemudian disumpah dan dibuatkan berita acara untuk kemudian dilaporkan ke tim rukyat pusat.
Hingga berita ini diturunkan Kementerian Agama tengah melakukan sidang isbat untuk menentukan tanggal 1 syawal 2022.








































