www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home EKONOMI Investasi Industri Petrokimia Diyakini Terus Naik
EKONOMISektor Riil

Investasi Industri Petrokimia Diyakini Terus Naik

INDUSTRI PETROKIMIA : Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Arus Gunawan kepada wartawan di Serang, Banten, baru-baru ini.
Social Media

SERANG, Bisnistoday – Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan industri kimia agar dapat memperdalam struktur manufaktur di dalam negeri sekaligus memacu program substitusi impor. Apalagi, industri kimia merupakan salah satu sektor yang mendapat prioritas pengembangan berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Kami mencatat, terdapat 20 proyek investasi di sektor industri petrokimia dengan proyeksi nilai sebesar USD 50 miliar sepanjang tahun 2020-2030. Artinya, dengan peningkatan investasi ini, ada potensi untuk penambahan jumlah tenaga kerja,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Arus Gunawan kepada wartawan di Serang, Banten, baru-baru ini.

Kepala BPSDMI menyebutkan, dua proyek besar industri petrokimia di wilayah Banten, misalnya adalah pembangunan pabrik Chandra Asri Perkasa (CAP2) dan Lotte Chemical Indonesia. Kedua proyek yang akan mulai produksi pada tahun 2025 ini ditargetkan menyerap tenaga kerja sebanyak 45.000 orang di bidang konstruksi dan 2.500 orang untuk operasional. 

“Dari dua proyek itu saja, tenaga kerja yang dibutuhkan sangat banyak. Oleh karenanya, kami berupaya untuk terus menyediakan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten,” tuturnya. Dalam hal ini, Kemenperin juga telah memfasilitasi pembangunan Politeknik Industri Petrokimia di Serang, Banten. 

Politeknik yang diresmikan sejak April 2022 ini berada di Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI). “Kampus ini masih bayi atau baru lahir, tapi keunggulannya antara lain adalah sesuai dengan spesifikasi dan teknisnya, dekat dengan industrinya, serta menerapkan dual system,” ujar Arus.

Kerja Sama Ikatan Kerja

Di samping itu, Kemenperin telah menjalin kerja sama ikatan kerja dengan berbagai perusahaan industri petrokimia. Artinya, lulusan dari kampus ini nantinya bisa langsung terserap kerja. Saat ini, sudah ada kerja sama dengan 11 perusahaan petrokimia dan 2 asosiasi industri.

Ke-11 perusahaan tersebut, yakni PT. Chandra Asri Petrochemical, PT. Petrokimia Butadiene Indonesia, PT. Pupuk Indonesia, PT. Cabot Chemical Indonesia, PT. Polytama Propindo, PT. Petro Oxo Nusantara, PT. Mitsubishi Chemical Indonesia, PT. Trinseo Materials Indonesia, PT. Nippon Shokubai Indonesia, PT. Asahimas Chemical, dan PT. Lotte Chemical Titan Nusantara. Sedangkan, dua asosiasinya adalah Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia, serta Federasi Industri Kimia Indonesia.

“Dalam upaya pengembangan Politeknik ini, kami juga menjalin kerja sama dengan pihak dari luar negeri, seperti SECO Swiss,” imbuh Arus. Dalam pelakanaan proses belajar mengajarnya, Politeknik ini menerapkan model pendidikan 3-2-1 (3 semester di kampus, 2 semester di industri, dan 1 semester untuk menyusun tugas akhir). Selain itu, kurikulumnya mengacu pada SKKNI, dilengkapi dengan teaching factory dan laboratoritum, serta memiliki mesin dan peralatan praktik yang sesuai dengan di industri.

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIPerbankan & Asuransi

HUT BRI Life ke-39, Perkuat Komitmen “Melindungi Keluarga Indonesia”

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Asuransi BRI Life merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)...

Para pengunjuk rasa menuntut keringanan utang bagi negara-negara miskin dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Bangkok pada Oktober lalu. (dok: Peerapon Boonyakiat/Sopa Images/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Utang Luar Negeri Semakin Mencekik Negara Miskin

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Negara-negara miskin kini semakin sulit untuk berinvestasi untuk masa...

Pemilu Sela di AS (dok: The GuardianSteven Garcia/NurPhoto/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Demokrat Menangi Pemilu Sela di AS, Apa Dampaknya bagi Asia?

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Partai Demokrat berhasil menang telak dalam pemili paruh waktu...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar 8 Persen Resmi Berlaku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT...