www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 25 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Investor Tunggu Data Inflasi, IHSG Kembali Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Tunggu Data Inflasi, IHSG Kembali Melemah

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan Kamis (02/05) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (31/01) ditutup melemah 33,14 poin ke posisi6.839,3. Sementara indeks LQ45 turun 8,94 poin ke posisi 936,4.

Pada perdagangan hari ini investor masih cenderung wait and see akan adanya  pertemuan Federal Market Open Committee (FOMC) yang akan berlangsung 2 Fefruari waktu setempat. Selain itu juga menunggu data inflasi Indonesia yang akan dirilis besuk.

Bank sentral Amerika Serikat (AS) akan memulai pertemuan The Federal Open Market Committee (FOMC) pada Kamis (2/1) dini hari. Dalam pertemuan tersebut, konsensus memperkirakan The Fed akan menaikkan Fed Fund Rate sebesar 25 basis poin.

Pasar juga bersiap menantikan rilis inflasi domestik Januari 2023 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Rabu (1/1) besok, yang diperkirakan akan melambat ke level 5,4 persen year on year (yoy) dari sebelumnya 5,5 persen yoy pada Desember 2022.

Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat di mana sektor energi paling tinggi yaitu 0,79 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor properti naik masing-masing 0,36 persen dan 0,27 persen.

Lima sektor terkoreksi di mana sektor kesehatan turun paling dalam yaitu minus 1,07 persen, diikuti barang konsumen primer dan sektor transportasi & logistik masing-masing minus 0,80 persen dan minus 0,79 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BIPI, SMDM, WINE, BESS, dan BEER. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BMBL, BSBK, PBRX, LAJU, dan PICO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.245.934 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,74 miliar lembar saham senilai Rp12,19 triliun. Sebanyak 232 saham naik, 287 saham menurun, dan 193 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei turun 106,30 poin atau 0,39 persen ke 27.327,1, indeks Hang Seng turun 227,40 poin atau 1,03 persen ke 21.842,3, indeks Shanghai melemah 13,65 poin atau 0,42 persen ke 3.255,6, dan indeks Strait Times terkoreksi 13,39 poin atau 0,40 persen ke 3.364,9./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Didi Max
Bursa

Perdagangan Berjangka : Didimax Broker Terbaik Menjadi Pilihan Banyak Trader

JAKARTA, Bisnistoday - Dalam dunia perdagangan berjangka, memilih broker terbaik Indonesia merupakan...

GEDUNG BEI
Bursa

Penguatan Pasar Sangat Dipengaruhi Sentimen Isu Makro Ekonomi Global pada Semester II 2026

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai setelah fase rebound,...

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...