www.bisnistoday.co.id
Minggu , 18 Oktober 2026
Home EKONOMI Jalan Nasional di Maluku Utara Direvitalisasi
EKONOMISektor Riil

Jalan Nasional di Maluku Utara Direvitalisasi

PERBAIKAN JALAN : Pemerintah melakukan pemeliharaan Jalan Nasional di Maluku Utara, belum lama ini.
Social Media

MALUKU UTARA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pembangunan dan pemeliharaan jalan arteri nasional. Salah satunya adalah pemeliharaan/ preservasi ruas jalan nasional di Pulau Halmahera dan Pulau Ternate, Provinsi Maluku Utara. Hal ini, untuk meningkatkan konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan konektivitas antar wilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien. “Dengan konektivitas yang semakin lancar akan membantu proses percepatan pembangunan di wilayah tersebut,” kata Menteri Basuki melalui keteranganya di Jakarta, Rabu (28/9).

Ia mengutarakan, tujuan pemeliharaan jalan ini adalah untuk mejaga kemantapan kondisi jalan sehingga biaya logistik dapat ditekan. Efisiensi biaya transportasi ini akan meningkatkan daya saing komoditas yang diangkutnya. 

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara Herdiantor Arifin mengatakan, di Provinsi Maluku Utara terdapat 67 ruas jalan nasional dengan total panjang 1.208 km. “Khusus di Pulau Halmahera pada tahun 2022 tengah dikerjakan pemeliharaan ruas jalan sepanjang 796,78 km dan di Pulau Ternate sepanjang 43,98 km,” kata Herdiantor. 

Dikatakan Herdiantor, terdapat tiga ruas jalan yang tengah ditangani di Pulau Halmahera yakni preservasi Jalan Kao – Boso – Sidangoli (Derm. Fery) – Sp. Dodinga – Bobaneigo – Ekor sepanjang 137,65 km yang menghubungkan Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara. Alokasi anggaran untuk pekerjaan di ruas tersebut sebesar Rp13,13 miliar.

Ruas selanjutnya yakni Preservasi Jalan Ekor – Subaim – Buli –Maba di Kabupaten Halmahera Timur sepanjang 156,80 km dengan anggaran Rp65,75 miliar. Terakhir adalah Preservasi Ruas Jalan Sp.Dodinga-Sofifi-Akelamo (Km.60)- Payahe –Weda sepanjang 127,83 km yang menghubungkan Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Tengah, dengan anggaran Rp38,41 miliar.

Selanjutnya di Pulau Ternate, pada tahun 2022 tengah dilaksanakan Preservasi Jalan Keliling Pulau Ternate sepanjang 43,98 km dengan anggaran Rp4,12 miliar. Pulau Ternate merupakan salah satu sentra produsen rempah dan memiliki beberapa tempat bersejarah seperti Benteng Oranje, Masjid Sultan Ternate, dan Benteng Kalamata. Beberapa bangunan tua peninggalan sejarah tersebut pun masih dirawat./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMI

Munas IMA di Bandung Bertepatan dengan HUT ke-30, Soroti Peran Pemasaran dalam Meningkatkan Daya Saing Indonesia

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Indonesia Marketing Association (IMA) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di...

EKONOMI

Perjuangan 3 Guru Maluku Raih Gelar Sarjana, Harus Berburu Sinyal hingga ke Kampung Tetangga

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Keterbatasan jaringan internet tak menyurutkan perjuangan tiga guru asal...

PT SMI Raih Dua Penghargaan Asian Water Awards 2026 atas Kontribusi Pengelolaan Air Berkelanjutan
EKONOMI

PT SMI Raih Dua Penghargaan Asian Water Awards 2026 atas Kontribusi Pengelolaan Air Berkelanjutan

JAKARTA, Bisnostoday.co.id— PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) meraih dua penghargaan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Pertanian Didorong Jadi Garda Terdepan Swasembada Pangan ASEAN

YOGYAKARTA, Bisnistoday.co.id—Koperasi pertanian berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat perekonomian...