www.bisnistoday.co.id
Rabu , 14 Oktober 2026
Home EKONOMI Kemendag Bersama Aprindo Gelar Pasar Murah di Salatiga 
EKONOMI

Kemendag Bersama Aprindo Gelar Pasar Murah di Salatiga 

GELAR PASAR MURAH : Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Wamendag Jerry Sambuaga gandeng APRINDO gelar pasar murah bahan pokok di Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (29/1).
Social Media

SALATIGA, Bisnistoday– Kementerian Perdagangan bersama Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) mengadakan pasar murah di Pasar Raya I Salatiga, Jawa Tengah pada Sabtu (29/1). Sebanyak 1.420 liter migor dijual di pasar murah tersebut dengan harga Rp14.000/liter. Selain migor, pasar murah juga menjual paket barang kebutuhan pokok (bapok). 

“Pasar murah ini bertujuan mendorong sinergi para pemangku kepentingan dalam penetapan kebijakan migor. Kami berharap seluruh pemangku kepentingan terus berkolaborasi sehingga dapat menguntungkan masyarakat,” ujar Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga saat membuka kegiatan. 

Wamendag mengatakan, Kementerian Perdagangan mengapresiasi jaringan Aprindo dan distributor pasar rakyat atas dukungan kebijakan migor. Diharapkan, distributor dan peritel terus mematuhi dan mendukung sepenuhnya dengan menyuplai migor kepada masyarakat sesuai kualifikasi dan harga yang telah ditetapkan. 

“Dukungan Aprindo sangat luar biasa. Mereka menggerakkan seluruh anggota untuk mendukung pemerintah. Kami berterima kasih kepada anggota Aprindo, khususnya yang terlibat dalam acara ini. Apresiasi juga kami sampaikan kepada distributor yang memiliki peran penting terkait dengan jangkauan pemasaran di seluruh wilayah Indonesia,” tutur Wamendag. 

Wamendag juga menyampaikan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat berbelanja migor dengan bijaksana. “Masyarakat tidak perlu panic buying karena pemerintah menjamin ketersediaan migor. Pemerintah berharap fenomena kelangkaan migor di berbagai peritel tidak terjadi lagi,” tegasnya. 

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga hadir pada acara ini mengatakan, pemerintah menjamin ketersediaan dan stabilitas harga bapok, khususnya migor. Ini dimaksudkan agar tingkat kesejahteraan masyarakat bisa terus ditingkatkan. 

“Jadi semua pihak diuntungkan. Para pengusaha, pekerja, pedagang, dan semua pihak yang terlibat dalam industri migor diuntungkan dengan harga yang bagus. Sementara, masyarakat tidak terganggu dengan ketersediaan dan harga migor,” imbuh Menko Airlangga. 

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengumumkan kebijakan pemerintah terkait penerapan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) sebagai respons dari meningkatnya harga migor di pasar dalam negeri. Dalam ketentuan ini, setiap eksportir migor harus mengalokasikan 20 persen dari jumlah yang diekspor untuk pasar dalam negeri./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Pertanian Didorong Jadi Garda Terdepan Swasembada Pangan ASEAN

YOGYAKARTA, Bisnistoday.co.id—Koperasi pertanian berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat perekonomian...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Pimpin Satgas Implementasi Perpres Ojol

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Menyusul terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Klarifikasi Soal Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi memberikan klarifikasi rencana pelibatan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Hubungkan Startup Indonesia ke Pendanaan Global

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkolaborasi dengan...