www.bisnistoday.co.id
Senin , 24 Agustus 2026
Home EKONOMI Kementan Dorong Penggunaan Sistem Informasi Digital Bagi Petani
EKONOMIEkonomi Rakyat

Kementan Dorong Penggunaan Sistem Informasi Digital Bagi Petani

INFORMASI DIGITAL: Direktur Jenderal Tamanam Pangan Kementan, Suwandi mendorong pentingnya pemahaman penggunaan sistem informasi digital bagi para petani, pelaku usaha dan stakeholder untuk menggunakan teknologi digital agar pengelolaan dan distribusi tanaman pangan berjalan efektif dan efisien
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong pentingnya pemahaman penggunaan sistem informasi digital bagi para petani, pelaku usaha dan stakeholder untuk menggunakan teknologi digital agar pengelolaan dan distribusi tanaman pangan berjalan efektif dan efisien.

Direktur Jenderal Tamanam Pangan Kementan, Suwandi mengatakan sistem informasi digital dalam mendukung distribusi pengelolaan tanaman pangan yang efisien memiliki peran penting. Melalui sistem informasi digital, dapat dengan mudah memantau posisi dan perkembangan bahkan pendistribusian tanaman pangan dari pusat produksi ke daerah yang membutuhkan.

“Sistem distribusi yang efisien sesuai era teknologi modern ini harus didukung oleh IT, harus terpetakan, sekarang sudah masif di sektor tanaman pangan bagaimana mendistribusikan dari pusat-pusat sentra produksi kepada tempat-tempat yang membutuhkan sudah pakai tracking,” ujar Suwandi dalam webinar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi (BTS) Propaktani Episode 628, Jumat (16/9).

Dalam kesempatan yang sama, Managing Director Logisticsplus Internasional, Mochammad Taufik Natsir mendukung upaya Kementan karena sistem informasi digital sangat mendukung industri pertanian sektor tanaman pangan. Sistem informasi mendukung beberapa hal seperti pemantauan dan perkembangan harga, proses, sumberdaya dan lainnya.

“Di banyak sektor khususnya di tanaman pangan, jelah bahwa kita perlu menghasilkan produk yang laku dijual ke masyarakat dan dikonsumsi dengan baik oleh masyarakat. Untuk mencapai itu produk harus lebih murah, lebih baik dan lebih cepat. Khusus produk tamanan pangan semakin segar tamanan pangan ada di pasar maka harganya akan semakin bagus,” ujar Taufik.

CEO PT Marine Asia Pasifik, Mudjiyono Ridjan menjelaskan implementasi teknologi informasi pada industri pertanian sektor tanaman pangan sangat penting untuk segera mungkin diterapkan. Pasalnya, aplikasi teknologi informasi dalam membangun pertanian yang berkelanjutan adalah menyiapkan informasi pertanian tepat waktu dan relevan.

“Selain itu, dengan sistem informasi digital dapat dengan mudah dan transpran memberikan informasi pengambilan keputusan untuk berusahatani, memperbaiki akses petani dengan cepat, manajemen sumber daya dan pemasaran dan mempromosikan hasil produksi,” jelas./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi Rakyat

Bandung Great Sale 2026 Hadirkan Diskon Besar, dari We Are We hingga Persib Store

BANDUNG, Bisnistoday - Bandung Great Sale 2026 menjadi agenda belanja yang menawarkan...

EKONOMI

OJK Sebut Kota Bandung Layak Jadi Role Model Pemberdayaan UMKM dan Pemberantasan Rentenir

BANDUNG, Bisnistoday - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat menilai Kota Bandung layak...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Usaha Pengrajin Lurik Prasojo

JAKARTA, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi berkomitmen terus meningkatkan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Anugerahkan Koperasi Award kepada Gen Z hingga Tokoh Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menganugerahkan Koperasi Award kepada sejumlah tokoh...