www.bisnistoday.co.id
Selasa , 16 Juli 2024
Home NASIONAL & POLITIK Hukum KPK Tepis Tudingan Kasus Mentan Berbau Politik
Hukum

KPK Tepis Tudingan Kasus Mentan Berbau Politik

KEPALA BAGIAN Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Jumat (29/9).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menepis tudingan penggeledahan di Rumah Dinas Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo bernuansa politis. KPK menegaskan, apa yang dilakukan terhadap orang nomor satu di Kementan ini, sebagai  peristiwa hukum.

“Sejak KPK berdiri memang sudah banyak politisi atau tersangka, terpidana, yang berlatar belakang politik, tapi kami ingin tegaskan tentu yang dilakukan KPK adalah proses yang berhubungan dengan penegakan hukum,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (29/9)

Hanya saja, Ali memahami apa yang dilakukan KPK dikaitkan degan motif politik karena menjelang tahun pemilu 2024. Dia menegaskan semua hasil kerja oleh KPK pada akhirnya akan dipertanggungjawabkan secara hukum lewat persidangan terbuka sehingga masyarakat bisa menyaksikan dan menilai langsung kinerja KPK dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Baca Juga : Mentan Syahrul Penuhi Penggilan KPK

“Kami sadar betul karena ini jelang tahun politik 2024, semua yang dikerjakan KPK pasti akan dikaitkan dengan proses politik yang sedang berjalan tapi kami ingin tegaskan pada waktunya akan dibuka secara terang apa yang jadi barang buktinya, perbuatan seperti apa di hadapan majelis hakim,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ali menerangkan sejak KPK dibentuk, lembaga antirasuah tersebut telah melakukan penindakan terhadap kurang lebih 250 anggota DPRD, 133 bupati dan wali kota, 18 gubernur, 83 anggota DPR RI, dan 12 menteri.

“Artinya ini proses penegakan yang kami lakukan adalah proses yang juga pernah kami lakukan begitu ya sehingga ingin kami tegaskan sekali lagi, sama sekali tidak tepat kalau proses penegakan hukum yang kami lakukan ini dikaitkan dengan proses politik,” kata Ali.

Penyidik KPK hari ini mengumumkan telah meningkatkan status kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) ke tahap penyidikan. Ali menerangkan penyidik KPK telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Namun begitu, KPK belum bisa mengumumkan siapa saja pihak yang ditetapkan sebagai tersangka karena proses penyidikan dan pengumpulan alat bukti yang masih berlangsung.

Seiring perkembangan penyidikan tersebut, KPK kemudian menggeledah rumah dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/9) dan menemukan barang bukti berupa uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Happy Anniversary Bisnistoday.co.id

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Hukum

Investasi Bodong Memakan Korban, 30 Warga Bogor Alami Kerugian Hingga Rp3 Miliar

BOGOR, Bisnistoday - Investasi bodong kembali memakan korban, kali ini sebanyak 30...

Menteri AHY
Hukum

Mafia Tanah di Jateng Rugikan Negara Rp3,41 Triliun

SEMARANG, Bisnistoday – Kementerian ATR/BPN telah menyelamat potensi kerugian negara akibat praktik...

UU Otsus Papua
Hukum

UU Otsus Papua Digugat Karena Dinilai Hilangkan Hak Konstitusional Orang Papua

JAKARTA, Bisnistoday – Undang-Undang Otonomi Khusus Provinsi Papua (UU Otsus Papua) resmi...

Hukum

KKP Serahkan Proses Hukum Kapal Asing Ilegal ke Kejaksaan Negeri

TUAL, Bisnistoday- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya menegakan penertiban terhadap...