JAKARTA, Bisnistoday – PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) merupakan produsen tekstil terintegrasi secara vertikal yang berdomisili di Sukoharjo, Jawa Tengah, menepis tudingan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), dalam pengadaan Bansos Covid 19, yang menyangkut Menteri Sosial Juliardi Batubara.
Corporate Communication Head, PT Sri Rejeki Isman Tbk Joy Citradewi dalam keterangan persnya di Jakarta, kemarin menanggapi adanya isu keterlibatan Sritex dalam pengadaan ‘goodiebag’ atau bantuan sosial (Bansos) yang diadakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos).
Terkait pengadaan tersebut, Joy Citradewi menyatakan Sritex dihubungi oleh pihak Kemensos mengenai kebutuhan tas ‘goodiebag’ pada bulan April 2020 lalu. Demikian juga, pemesanan tersebut telah diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Sementara nengenai berita keterlibatan Sdr. Gibran Rakabuming Raka dalam pengadaan, Joy menegaskan, tidak benar. “Kami tidak pernah membuka komunikasi apapun dengan Sdr. Gibran Rakabuming Raka terkait pengadaan ini.”
Menurut Joy, sebagai perusahaan terbuka (Tbk) Sritex selalu mengedepankan asas transparansi dan keterbukaan informasi. “Kami juga berharap klarifikasi ini dapat meluruskan isu yang beredar di tengah masyarakat dan dapat dituntaskan segera dan sebaik-baiknya,” tukasnya./