www.bisnistoday.co.id
Rabu , 7 Oktober 2026
Home EKONOMI Mendag Kukuhkan Pengurus Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso
EKONOMIEkonomi Rakyat

Mendag Kukuhkan Pengurus Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso

PEDAGANG MIE BAKSO : Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berbincang dengan para pedagang Mie dan Bakso di Semarang, Sabtu (24/9).
Social Media

SEMARANG, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengaku bahagia bisa mendukung para pedagang mie dan bakso yang menjadi usaha rakyat Nusantara. Kementerian Perdagangan senantiasa menjaga stok dan stabilitas harga komoditas yang menjadi bahan baku pedagang mi dan bakso seperti daging dan tepung. 

Hal ini disampaikan Mendag saat memberikan sambutan di acara Pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) Periode 2022–2027 di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/9) malam. 

“Saya bahagia karena telah mengukuhkan pengurus asosiasi bagi pedagang mi dan bakso untuk periode selanjutnya. Berdagang mi dan bakso adalah usaha rakyat yang ada di seluruh Nusantara. Hal inilah yang kita dukung karena terkait erat dengan hal yang saya kerjakan sebagai Menteri Perdagangan. Bicara bakso pasti berkaitan dengan daging, lalu mi dengan gandum, selain itu ada ayam, telur, bawang, termasuk minyak. Stabilitasi komoditas ini sudah menjadi bagian dari pekerjaan Kemendag,” ungkap Mendag. 

Dalam sambutannya, Mendag Zulkifli Hasan menyatakan masyarakat dapat menggunakan MINYAKITA saat membuat sajian mi dan bakso. Ia mengatakan, MINYAKITA telah tersedia sesuai harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng yaitu Rp14.000/liter. 

Di acara tersebut, turut hadir Ketua Umum APMISO Lasiman, Kepala Pusat Pemberitaan LPP RRI Semarang Widhie Kurniawan, dan Ketua Dewan Pakar APMISO Hari Tanoesoedibjo. Mendag Zulkifli Hasan didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto dan Plt. Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra. 

Mendag Zulkifli Hasan mengungkapkan, kunjungannya ke Jawa Tengah kali ini menjadi bagian dari upaya Kemendag memantau stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok). Ia mengungkapkan, Jawa Tengah adalah barometer stabilitas harga bapok di Indonesia. 

“Jawa Tengah ini sentra dari banyak komoditas. Pemerintah siap mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bapok di tengah-tengah masyarakat seluruh Indonesia. Mudah-mudahan bagi pedagang bakso juga harganya stabil sehingga kita harapkan tidak terjadi gejolak. Kita harapkan pengusaha-pengusaha kita, khususnya UMKM dan pedagang mi dan bakso, bisa untung berkembang menjadi usaha besar,” ungkap Mendag. 

Gerobak Pedagang Bakso dan Mie

Dalam pengukuhan pengurus APMISO kali ini, penyelenggara menghadirkan para pedagang mi dan bakso yang berjualan dengan gerobak untuk meramaikan acara sehingga menjadi sebuah pesta rakyat. Gelaran wayang kulit pun turut menjadi bagian dari rangkaian acara tersebut. 

Ketua Umum APMISO Lasiman berharap pengukuhan pengurus APMISO dapat semakin mengembangkan UMKM dan pedagang mi bakso agar dapat berjalan dengan baik. “Mohon doa restu, semoga pengukuhan pengurus APMISO malam hari ini menjadi APMISO yang bermanfaat, terutama bagi pedagang mi bakso di seluruh Nusantara,” kata Lasiman./ 

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Rencanakan Pertemuan dengan Seluruh Pengurus KDKMP, Bahas Tiga Agenda

TAPANULI UTARA, Bisnistoday—Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan merencanakan untuk segera melakukan pertemuan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Dalam Pandangan Rocky Gerung

JAKARTA, Bisnistoday—Kehadiran anggota Dewan Pertimbangan Presiden Rocky Gerung dalam Diskusi bertema "Gerakan...

EKONOMIKorporasi

BRI Life Dorong Perlindungan Jiwa untuk Perencanaan Keuangan melalui Aurora Plus

JAKARTA, Bisnistoday - BRI Life mendorong pentingnya perlindungan jiwa dalam perencanaan keuangan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Tegaskan Komitmen Pemerintah Hilangkan Ketimpangan Ekonomi

JAKARTA, Bisnistoday — Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan...