www.bisnistoday.co.id
Minggu , 9 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Mendikbudristek: Jadikan Nilai Pancasila sebagai Petunjuk Hidup
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Mendikbudristek: Jadikan Nilai Pancasila sebagai Petunjuk Hidup

KESAKTIAN PANCASILA : Mendikbudristek, Nadiem A Makarim saat akan mengikuti acara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Jakarta, Sabtu (1/10).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Memperingati Hari Kesaktian Pancasila (Hapsak) tahun 2022 merupakan sebuah kebanggaan dan kebahagiaan bagi bangsa Indonesia, karena Indonesia mampu pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat dari krisis global pandemi Covid-19. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam pidatonya mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai petunjuk dan tujuan hidup sehari-hari rakyat Indonesia.

“Saktinya Pancasila terletak pada bagaimana kita menjadikan nilai-nilai di dalamnya sebagai petunjuk dan tujuan hidup kita sehari-hari sebagai bangsa Indonesia. Kita perlu bergotong royong untuk mewujudkan satuan pendidikan dan ruang-ruang kebudayaan yang aman dan nyaman, yang mengedepankan nilai-nilai inklusivitas, toleransi, serta bebas dari kekerasan,” disampaikan Mendikbudristek dalam pidato Hapsak Tahun 2022 yang ditayangkan di kanal Youtube KEMENDIKBUD RI, pada Jumat malam (30/9).

Mendikbudristek juga mengatakan, saktinya Pancasila terletak pada komitmen bersama bangsa Indonesia dalam mewujudkan kemerdekaan yang sebenar-benarnya. “Merdeka bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk belajar dan untuk berkarya,” tuturnya. 

Untuk itu, lanjut Mendikbudristek, Kemendikbudristek telah berkomitmen untuk terus menghadirkan transformasi yang selalu sejalan dengan pesan Bung Karno dalam pidato Lahirnya Pancasila. “Di atas kelima dasar Pancasila kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi,” ujarnya. 

Di dalam forum-forum Internasional seperti G20 dan Transforming Education Summit dan MONDIACULT yang diselenggarakan PBB, kata Mendikbudristek, Indonesia telah memperkenalkan nilai-nilai luhur yang menjadi identitas bangsa Indonesia, seperti gotong royong, Bhinneka Tunggal Ika, serta Pancasila. 

“Nilai-nilai luhur yang menjadi keunggulan kita di panggung global ini terus kita gerakan melalui gerakan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya, yang terus kita dorong dan kuatkan bersama,” ungkapnya.  

Kurikulum Merdeka

Melalui terobosan Kurikulum Merdeka yang mengedepankan pembelajaran berbasis projek termasuk projek penguatan profil Pelajar Pancasila, lanjut Mendikbudristek, anak-anak Indonesia didorong menjadi pembelajar sepanjang hayat yang beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. 

Di samping itu, para seniman dan budayawan bangsa Indonesia saat ini semakin tergerak untuk berkarya dalam semangat gotong royong dengan terobosan dana abadi kebudayaan dan kanal budaya pertama di Indonesia. Ruang ekspresi dan apresiasi semakin terbuka lebar dengan menguatnya komunitas, serta lembaga dan organisasi seni dan budaya. 

“Untuk itu, di atas kelima dasar Pancasila, mari kita terus bergerak serentak mewujudkan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya, membawa Indonesia melompat ke masa depan,” ajaknya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Humaniora

AYIMUN Depok Chapter, Satukan 315 Pelajar asal 118 Sekolah/Universitas se-Indonesia 

DEPOK, Bisnistoday – Bekerja sama dengan Sekolah Islam Terpadu (SIT Al Haraki...

BIPA Pertiwi
Humaniora

Gerakan BIPA Mandiri Cetak Pemelajar Asing Berprestasi, dari Juara Internasional hingga Konten Kreator

JAKARTA, Bisnistoday - Sebuah gerakan belajar Bahasa Indonesia yang dirintis secara mandiri...

Humaniora

Lima Dekade Menanti, SD Negeri Miangas Kini Dapat Bantuan Revitalisasi

KAB. KEPULAUAN TALAUD  – Berdiri sejak 5 Agustus 1976, SD Negeri Miangas...

Humaniora

Rektor Widyatama: Kurikulum Harus Sesuai Kebutuhan Industri agar Lulusan Siap Kerja

BANDUNG, Bisnistoday -Universitas Widyatama menegaskan pentingnya membangun sistem pendidikan tinggi yang mampu...