www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Mendikdasmen Tinjau SMKN 1 Cileungsi, Janji Perbaikan Cepat dan Santunan bagi Korban
Humaniora

Mendikdasmen Tinjau SMKN 1 Cileungsi, Janji Perbaikan Cepat dan Santunan bagi Korban

Mendikdasmen
MENDIKDASMEN, Abdul Mu'ti Tinjau Sekolah Roboh di Cileungsi./
Social Media

BOGOR, Bisnistoday – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meninjau langsung lokasi robohnya atap Gedung C SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (10/9) pukul 09.15 WIB itu mengakibatkan puluhan murid terluka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebagai bentuk respons cepat, Kemendikdasmen menyalurkan bantuan berupa tiga tenda kelas darurat, santunan, pendampingan psikososial, serta alokasi dana Rp2 miliar untuk perbaikan tiga bangunan sekolah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.

“Kami menyampaikan keprihatinan atas musibah yang terjadi di SMKN 1 Cileungsi. Kami sudah instruksikan agar perbaikan dilakukan menggunakan anggaran 2025 dan ditargetkan pertengahan Desember ruangan sudah bisa dipakai kembali,” ujar Abdul Mu’ti saat meninjau kerusakan sekolah, Kamis (11/9).

Mendikdasmen juga menyempatkan diri menjenguk murid yang masih dirawat di RS Radjak Hospital Cileungsi. Ia menegaskan agar korban dan keluarganya tetap sabar dan semangat. “Adik dan ibu yang sabar ya, jangan lupa berdoa. Semoga segera pulih dan bisa kembali beraktivitas, termasuk mengikuti praktik kerja lapangan,” ucapnya.

Tanggap Darurat Sekolah

Kepala SMKN 1 Cileungsi, Meisye Yeti, menuturkan bahwa evakuasi cepat dilakukan segera setelah atap runtuh. Sebanyak 25 murid dirawat di RS Radjak, sementara 3 murid dan 2 guru ditangani di RS Mary.

“Alhamdulillah, saat kejadian semua bergerak cepat: guru, polisi, damkar, hingga ada 10 ambulans yang langsung mengevakuasi. Syukurlah tidak ada korban jiwa,” jelas Meisye.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak. “Semua biaya pengobatan ditanggung Pemkab Bogor melalui Dinas Kesehatan. Bantuan juga datang dari Kemendikdasmen, BPBD, PLN, dan lainnya. Kami berterima kasih sebesar-besarnya,” tambahnya.

Suara Orang Tua dan Murid

Alif, salah satu orang tua murid kelas 12, mengaku anaknya sempat terluka di kepala akibat kejadian itu. Ia menilai penanganan musibah berlangsung cepat dan baik.

“Harapan saya jangan sampai terulang lagi. Kejadian ini menjadi peringatan agar sarpras sekolah diperiksa secara detail. Kami sebagai orang tua butuh jaminan keamanan agar tenang menyekolahkan anak di sini,” ujarnya.

Sementara itu, Ega, murid kelas 12 yang menjadi korban, mengaku masih trauma. “Saya sempat keluar pertama dari kelas saat atap runtuh. Sampai sekarang kalau tidur masih miring, belum berani telentang karena kepala masih ada jahitan,” ungkapnya.

Penyebab dan Tindak Lanjut

Berdasarkan laporan Dinas Perumahan, robohnya atap disebabkan ketidaksesuaian rangka baja ringan dengan beban genting tanah liat. Gedung C sendiri dibangun pada 2015 dengan dana APBD Kabupaten Bogor.

Ke depan, pihak sekolah berharap ada pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan agar kejadian serupa tidak terulang. Untuk sementara, pembelajaran dilaksanakan secara daring dan luring bergantian, terutama bagi siswa praktik.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lawang Sewu
Humaniora

Mengenal Warisan Perkeretaapian Melalui Petilasan Lawang Sewu dan Museum Ambarawa

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Melalui Rail Heritage Forum 2026 di Lawang Sewu, KAI...

Tes TKA
Humaniora

Gelombang Pertama TKA SMA/SMK 2026 Tuntas, Diikuti Lebih dari 1,6 Juta Murid

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menuntaskan pelaksanaan...

Mendikdasmen
Humaniora

Puncak Bulan Bahasa 2026, Kemendikdasmen Luncurkan 16 Produk Bahasa-Sastra dan 2 Program Wiyata Kinarya

JAKARTA, Bisnistoday.co.id— Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan...

Wamendikdasmen
Humaniora

Momentum Sumpah Pemuda, Wamendikdasmen Fajar Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Pendidikan karakter perlu dibangun sejak dini melalui keterlibatan keluarga,...