www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 24 Januari 2026
Home EKONOMI Menkop UKM dan Menparekraf Optimalkan Kolaborasi di 5 Destinasi Super Prioritas
EKONOMI

Menkop UKM dan Menparekraf Optimalkan Kolaborasi di 5 Destinasi Super Prioritas

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Kementerian Koperasi UKM berkomitmen untuk konsisten mengembangkan potensi di lima Destinasi Super Prioritas, yakni Labuan Bajo (NTT), Mandalika (NTB), Danau Toba (Sumut), Likupang (Sulut), dan Borobudur (Jateng).

“Sesuai arahan Presiden RI agar tidak ada lagi ego sektoral antar kementerian. Kita harus sinergi dan kolaborasi,” tandas Menteri Koperasi UKM, Teten Masduki, usai audiensi dengan Menparekraf Sandiaga Uno, di kantor Kemenkop UKM Jakarta, Selasa (19/1).

Menurut Teten, kerja sama ini akan maksimal jika Kemenparekraf telah menentukan faktor unggulan sampai dengan value creation sebuah destinasi, contoh seperti wahana, event, promosi, infrastruktur, hingga hospitality, yang kemudian akan dibantu dengan keberadaan dan pengembangan UMKM sebagai pelaksana usaha serta menciptakan added value turunannya.

“Artinya UMKM ini merupakan support system yang bisa hadir melalui ketersediaan pelaku usaha kuliner, souvernir, dan ekonomi kreatif yang di dalamnya mencakup fesyen, kuliner, dan kriya,” tambah Menkop dan UKM.

Teten optimis, semua ini bisa berjalan dengan baik jika ada kerjasama yang solid antar Kemenkop dan UKM dan Kemenparekraf . “Kita akan exercises langsung di lapangan, khususnya di lima destinasi super prioritas untuk hand in hand dan kolaborasi,” imbuh Teten.

Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga menekankan bahwa pihaknya akan melakukan pemetaan kluster di setiap sub sektor pariwisata. “Kolaborasi di setiap kluster ini akan memberikan output dan outcome yang jelas. Agar bisa mempertahankan lapangan kerja di setiap destinasi wisata,” jelasnya.

Program tersebut, lanjut Sandiaga, nantinya tidak akan hanya dilakukan di lima destinasi saja, melainkan di seluruh destinasi unggulan yang dimiliki negeri ini. “Tentunya, dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat,” tegas Sandiaga.

Terkait rencana gelaran akbar MotoGP di Mandalika 2021, Sandiaga mengungkapkan bahwa ada beberapa desa wisata di sekitar Mandalika yang sudah dibina bersama antara Kemenkop UKM dan Kemenparekraf.

Contohnya adalah Desa Bilebante, Nusa Tenggara Barat, yang potensinya punya ruang besar untuk terus ditingkatkan. “Ajang MotoGP ini akan mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya masyarakat NTB,” pungkas Sandiaga./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop dan Kemensos Tandatangani MoU Pemberdayaan Keluarga Penerima Bansos Melalui Kopdes Merah Putih

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Sosial (Kemensos) menandatangani nota...

Aliansi Ekonom Indonesia
EKONOMI

Aliansi Ekonom Indonesia Desak Pemerintah Ambil Langkah Tegas Hadapi Tekanan Ekonomi Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) mendesak pemerintah untuk segera mengambil...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kopdes Panggung Gen Z untuk Berbisnis

JAKARTA, Bisnistoday – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat menjadi panggung yang sangat...

PetroChins Jabung
EKONOMI

PetroChina Tancap Gas Awal 2026, Mulai Program Pengeboran di WK Jabung

TANJUNG JABUNG BARAT — Upaya menjaga ketahanan energi nasional kembali ditunjukkan PetroChina...