JAKARTA, Bisnistoday — Rumah produksi Visinema Studios, yang sebelumnya meraih sukses lewat film Jumbo, merilis film drama keluarga terbaru berjudul Na Willa.
Na Willa, nama gadis berusia enam tahun yang menjadi tokoh utama dalam film ini. Willa memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Melalui sudut pandang dan imajinasinya, penonton bakal diajak merasakan kepolosan dunia anak-anak berlatar Surabaya 1960-an.
Sutradara Ryan Adriandhy menjelaskan meski menampilkan tokoh-tokoh anak, film ini ditujukan untuk penonton dari berbagai usia, khususnya keluarga.
“Sejatinya film ini bukan film anak-anak aja. Ini film untuk semua umur, ini film untuk keluarga,” ujar Ryan dalam konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026).
Menurut Ryan, cerita dalam film Na Willa mengajak penonton dewasa mengingat kembali cara pandang masa kecil yang jujur dan penuh rasa ingin tahu.
“Anak-anak itu sangat jujur. Ketika kita mau mendengarkan kejujuran mereka, ada banyak sekali cerita yang bisa kita resapi, terima, temukan, dan kita pasti akan melihat diri kita disitu,” ucap Ryan.
Dalam film ini, Willa digambarkan sebagai anak kecil yang memaknai kesehariannya sebagai petualangan penuh imajinasi. Hal-hal yang biasa ditemui sehari-hari terasa menyenangkan dan penuh keajaiban, khas sudut pandang anak-anak.
Ryan mengatakan perspektif anak sering kali menghadirkan kejujuran yang sulit ditemukan dalam sudut pandang orang dewasa. Karena itu, ia menilai penting bagi orang tua untuk mendengarkan perasaan dan pemikiran anak-anak.
“Anak punya banyak sekali dimensi perasaan, dan kita semua pernah jadi anak-anak. Kita harus bisa juga berani mendengarkan mereka,” ucapnya.
“Harapannya begitu keluar bioskop, kita kembali bahagia lagi, ingat gitu bahwa kita tuh dulu punya sebuah lensa. Lensa yang begitu jernih, yang begitu jujur, yaitu lensa ketika kita anak-anak,” lanjutnya.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengatakan film Na Willa dapat menjadi pilihan tontonan keluarga, terutama menjelang libur lebaran.
Irene menilai film ini membawa pesan tentang kepolosan, kejujuran, dan spontanitas yang dinilai penting di tengah situasi dunia yang semakin kompleks.
“Inilah sebuah kepolosan, kejujuran, dan spontanitas yang dibutuhkan oleh dunia saat ini. Kita tahu kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja. Jadi, saya berharap kehadiran film Na Willa mengingatkan kita jangan lupa untuk bahagia,” ucapnya dalam kesempatan yang sama.
“Film ini juga bisa menciptakan kehangatan yang mengingatkan kita semua jadi anak-anak itu seru loh. Kita yang dewasa saja masih boleh jadi anak-anak. Kadang hidup kita terlalu serius ya?” tambahnya.
Siap meramaikan bioskop seluruh Indonesia, film Na Willa yang diadaptasi dari novel karya penulis Reda Gaudiamo dijadwalkan mulai tayang 18 Maret 2026.
Film ini dibintangi Luisa Adreena, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Arsenio Rafisqy, Irma Rihi, Junior Liem, Ira Wibowo, dan banyak pemain berbakat lainnya. (E2-NOVITA LESTARI)


