BANDUNG, Bisnistoday – Band punk asal Bandung, Dongker, sukses menggelar showcase bertajuk “Melankolia di Kolong” di Taman Skateboard, kolong Jembatan Layang Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja (Jembatan Pasupati), Bandung. Pertunjukan ini menjadi langkah awal perjalanan Dongker menuju perilisan album kedua mereka, Melankolia Radikal, yang dijadwalkan rilis pada akhir Agustus 2026.
Setelah merilis album debut Ceriwis Necis pada 2024 dan album kolaborasi bersama Jason Ranti pada 2025, Dongker menghadirkan konsep pertunjukan yang memadukan musik, solidaritas sosial, dan aktivasi ruang publik. Showcase ini dihadiri sekitar 4.000 penonton, menjadikannya salah satu pertunjukan musik terbesar yang pernah digelar di kawasan kolong Jembatan Pasupati. Meski area pertunjukan dipadati penonton hingga mencapai kapasitas maksimal, aktivitas komunitas skateboard tetap berlangsung sebagaimana biasanya.
Mengusung konsep yang berbeda dari konser pada umumnya, Dongker tidak menjual tiket masuk. Sebagai gantinya, setiap pengunjung cukup membawa beras atau buku dalam jumlah seikhlasnya sebagai syarat memasuki area pertunjukan. Sebagai bentuk apresiasi, setiap donatur menerima sebuah zine eksklusif. Dari kegiatan tersebut terkumpul sekitar satu ton beras dan ribuan buku yang selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Kota Bandung.
“Selain menjadi pertunjukan musik, “Melankolia di Kolong” juga menghadirkan ruang solidaritas bagi berbagai komunitas. Warga Dago Elos yang tengah menghadapi ancaman penggusuran turut hadir untuk menyampaikan aspirasi mereka di hadapan ribuan penonton,” ujar Arno Zarror, vokalis Dongker.
“Semuanya boleh masuk ke sini, cukup bawa beras dan buku seikhlasnya yang nantinya bisa kita bagikan kembali. Intinya, ini adalah perayaan kita semua,” sambungnya.
Showcase ini juga menghadirkan penampilan ALICE, band chaos hardcore asal Bandung yang berdiri sejak 2005, serta ZIP, band hardcore/punk asal Jakarta. Walaupun membawakan musik keras tanpa barikade pemisah antara panggung dan penonton, pertunjukan berlangsung tertib hingga selesai berkat kerja sama panitia, musisi, dan seluruh penonton.
“Ini adalah tempat pertunjukan (venue) terbaik yang kami gunakan untuk tampil pada tahun ini, walau ada keterbatasan teknis. Kami sangat mengapresiasi Dongker dan semua panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan sukses. Semoga ke depannya semakin banyak ruang publik yang diaktivasi sebagai ruang ekspresi seni yang inklusif dan independen,” ujar Januar “Jan” Kristianto, vokalis ZIP.
Melankolia Radikal Mulai Diperkenalkan ke Publik
Melalui showcase ini, Dongker juga memperkenalkan berbagai elemen dari album Melankolia Radikal, mulai dari konsep visual, penggalan lirik, daftar lagu, hingga penampilan perdana sejumlah materi baru. Salah satunya adalah Lautan Bunga Warna Terang, single yang dirilis pada Juni 2026. Selain itu, Dongker turut membawakan lagu Lagu Selepas Hujan, single ketiga yang dijadwalkan rilis pada 24 Juli 2026.
“Selain menjadi bentuk persiapan menuju album kedua Dongker, kami menghadirkan showcase ini sebagai bentuk perayaan kita semua dari kolong, dengan suara yang nyaring agar semakin banyak didengar,” ujar Delpi Suhariyanto, vokalis dan gitaris Dongker.
Melalui “Melankolia di Kolong”, Dongker menandai dimulainya rangkaian menuju perilisan album kedua Melankolia Radikal. Setelah showcase ini, mereka akan melanjutkan berbagai aktivitas promosi dan tur pertunjukan untuk memperkenalkan materi terbaru kepada lebih banyak pendengar di berbagai kota di Indonesia.









































