www.bisnistoday.co.id
Minggu , 6 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pasar Cermati Kebijakan Moneter Global, IHSG Melemah
Bursa

Pasar Cermati Kebijakan Moneter Global, IHSG Melemah

ihsg melemah
IHSG pada perdagangan Senin (15/07) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (29/11) ditutup melemah 4,98 poin ke posisi 7.036,09. Sementara indeks LQ45 turun 1,05 poin ke posisi 924,33. Para pelaku pasar masih mencermati kebijakan ekonomi dan moneter tingkat global.

 

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Rabu (29/11) menyebutkan, pada perdagangan hari ini bursa Asia bergerak bervariasi. Sementara  investor terus menilai prospek kebijakan ekonomi dan moneter secara global.

Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve baru-baru ini memberikan sinyal akan menahan suku bunga tetap tinggi untuk jangka waktu lebih panjang.

Dengan demikian, diperkirakan kawasan Asia Timur yang sedang berkembang akan melemah pada kuartal III-2023 di tengah ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi untuk jangka waktu lebih panjang di AS .

Hal ini terjadi seiring melemahnya permintaan eksternal dan turunnya proyeksi pertumbuhan di China, bersamaan dengan postur The Fed yang masih dalam pengetatan moneter, menyebabkan penurunan pasar saham regional dan mendorong kenaikan premium risiko.

Dibuka Menguat

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat yaitu dipimpin sektor barang baku sebesar 1,59 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor kesehatan yang masing-masing naik sebesar 1,06 persen dan 0,59 persen.

Sedangkan, empat sektor turun yaitu sektor infrastruktur turun paling dalam minus 0,93 persen, diikuti sektor barang konsumen primer dan sektor barang konsumen non primer yang masing- masing turun sebesar 0,86 persen dan 0,10 persen.

Baca juga: Pasar Menanti Pidato Ketua The Fed, IHSG Melemah

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PYFA, IRSX, HOKI, FWCT dan CUAN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni PURI, STRK, GPSO, SEMA dan AHAP.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.154.827 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,58 miliar lembar saham senilai Rp10,13 triliun. Sebanyak 235 saham naik, 300 saham menurun, dan 226 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 107,59 poin atau 0,32 persen ke 33.300,80, indeks Hang Seng melemah 360,70 poin atau 2,08 persen ke 16.993,43, indeks Shanghai menguat 16,86 poin atau 0,55 persen ke 3.021,69 indeks Strait Times menguat 18,76 poin atau 0,61 persen ke 3.084,70./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...