www.bisnistoday.co.id
Senin , 20 April 2026
Home METRO Kilas Metro Penegakkan Disiplin Kendaraan di Jalan Tol Lemah
Kilas Metro

Penegakkan Disiplin Kendaraan di Jalan Tol Lemah

TOL JAGORAWI beberapa waktu lalu, saat petugas mengurai kepadatan lalulintas.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pengguna jalan tol meminta pengelola jalan tol Jagorawi serta Tol dalam Kota Jakarta pada umumnya menertibkan kendaraan yang tidak disiplin berkendara di jalan tol. Apalagi kondisi jalan tol Jagorawi khususnya masih ada beberapa hal yang membahayakan pengendara.

“Beberapa kali juga saya hampir kecelakaan di jalan tol. Termasuk kaca mobil kena balok kayu dari truk yang lewat serta batu-batu kerikil yang dibawa truk. Belum lagi ditabrak truk gede (besar) sampe mobil penyok untung nggak meledak tangki bensin,” tutur Eliza Permatasari, pengguna jalan tol Jagorawi yang tinggal di Sentul, Bogor.

Menurutnya, banyak peristiwa yang membuat pengguna tol ini miris. Seperti terjadi truk air yang tiba-tiba pindah jalur tanpa lihat spion dan kendaraanya sedang jalan kencang di jalur yang truk tersebut main pindah.

“Sehingga saya ngerem mendadak sampai mobil berhenti kalau nggak, saya bakal nabrak belakang truk itu.Untungnya jarak mobil dibelakang saya lumayan jauh sehingga nggak terjadi tabrakan beruntun.”

Sementara, pengguna tol lainnya, Rio dari Road Safety Association menuturkan, pengelola jalan tol lebih memberikan perhatian tidak hanya kendaraan overspeed. Padahal, kendaraan yang underspeed jauh lebih berbahaya.

“Antara kecepatan mobil di jalan tol normalnya, ketika menghadapi kendaraan underspeed sama bahayanya, karena ada gap kecepatan disitu,” cetusnya.

Karena itu, tambah Rio, mendesak untuk pengelola jalan tol menegakan disiplin para pengguna tol. Seperti halnya terjadi Over Dimension Over Load (ODOL), kendaraan yang tidak sehat atau tua dan lainnya.

“Penegakan hukumnya lemah. Semoga pihak operator serta Jasa Marga khususnya lebih aware soal safety dan keselamatan pengendara. Over speed riding maupun yang slow riding, serta kendaraan di jalur yang tidak semestinya harus segera disiplinkan.”

Pengamat perkotaan, Yayat Supriatna menambahkan, pemerintah selayaknya tidak gampang meloloskan kenaikan tarif jalan tol tanpa ada improvement kepada pengguna atau konsumen tol. Ia mengusulkan, untuk digelar survei kepuasan pelanggan terlebih dahulu sebelum terbit penetapan kenaikan tarif.

“Sebelum kenaikan, harus disurvei kepuasan. Bagaimana skala kepuasan konsumen mengenai pelayanan jalan tol,” tambahnya./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Kilas Metro

Pererat Silaturahmi,  Prajurit Kodim 0501/Jakarta Pusat Gelar Halal Bihalal

JAKARTA, Bisnistoday- Kodim 0501/Jakarta Pusat menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai momentum memperkuat...

Kilas Metro

Mahasiswa Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Beasiswa Rp13 Miliar di UMI Makassar

JAKARTA, Bisnistoday- Aksi massa dari Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Pendidikan menggelar...

Mal Ciputra
Kilas Metro

Mal Ciputra Jakarta Hadirkan “The Beauty of Ramadhan”, Belanja Lebaran Makin Seru dengan Bazaar dan Hadiah Logam Mulia

JAKARTA, Bisnistoday- Menyambut bulan suci Ramadan sekaligus persiapan Hari Raya Idul Fitri...

Kereta Basoeta
Kilas Metro

Layanan Kereta Bandara Terganggu, KAI Commuter Hentikan Sementara Perjalanan Basoetta Usai Tertemper Truk

JAKARTA, Bisnistoday - Perjalanan kereta bandara rute Bandara Soekarno Hatta (Basoetta) mendadak...