www.bisnistoday.co.id
Senin , 18 Mei 2026
Home GLOBAL Korut Kembali Luncurkan Rudal Balistik, Jepang dan Korsel Ketar-Ketir
GLOBALKawasan Global

Korut Kembali Luncurkan Rudal Balistik, Jepang dan Korsel Ketar-Ketir

Peluncuran pada Minggu (19/4/2026) pagi ini merupakan peluncuran rudal balistik ketujuh Korea Utara tahun ini dan yang keempat pada bulan April.

Rundal (ilustrasi/unsplash/sunghyun jin)
Rundal (ilustrasi/unsplash/sunghyun jin)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Korea Selatan dan Jepang melaporkan Korea Utara telah meluncurkan beberapa rudal balistik ke laut di lepas pantai timur semenanjung Korea.

Peluncuran pada Minggu (19/4/2026) pagi ini merupakan peluncuran rudal balistik ketujuh Korea Utara tahun ini dan yang keempat pada bulan April.

Korut menembakkan rudal-rudal tersebut di dekat Kota Sinpo di pantai timur Korea Utara sekitar pukul 6:10 pagi pada Minggu (Sabtu 21:10 GMT), kata militer Korea Selatan dalam sebuah pernyataan.

Menanggapi insiden ini, Korea Selatan telah memperkuat pengawasannya dan sedang bertukar informasi secara erat dengan Amerika Serikat dan Jepang.

Dalam unggahan di media sosial, pemerintah Jepang meyakini rudal-rudal balistik tersebut telah jatuh di dekat pantai timur Semenanjung Korea. Al Jazeera menyebut tidak ada pelanggaran ke zona ekonomi eksklusif Jepang.

Sementara itu, menurut laporan sejumlah media, kantor kepresidenan Korea Selatan mengatakan telah mengadakan pertemuan keamanan darurat untuk menyikapi hal tersebut.

Uji coba itu dianggap melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB , Korut menolak sebab mereka beranggapan larangan tersebut melanggar hak kedaulatan untuk membela diri.

Pertemuan AS-China

Peluncuran tersebut terjadi ketika China dan AS bersiap untuk pertemuan puncak pada pertengahan Mei.

Dalam pertemuan itu, Presiden China Xi Jinping dan mitranya dari AS, Donald Trump, kemungkinan akan membahas Korea Utara.

“Kemampuan Korea Utara telah untuk memproduksi senjata nuklir sangat serius dengan kemungkinan penambahan fasilitas pengayaan uranium baru,” kata kepala Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi pada Rabu lalu.

Akhir bulan lalu, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan ia tidak akan mengubah status negaranya sebagai negara bersenjata nuklir.

Menurutnya pengembangan penangkal nuklir untuk membela diri sangat penting untuk keamanan nasional.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Terowongan yang Ditemukan Para Arkeolog di Yerusalem (dok: Israel Antiquities Authority)
GLOBALHumaniora

Arkeolog Temukan Terowongan Kuno Misterius di Yerusalem

JAKARTA, Bisnistoday – Sebuah terowongan misterius belum lama ini ditemukan di bawah...

Seseorang Mengibarkan Spanduk Perdamaian (dok:Unsplash/Alice Donovan)
EnergiGLOBAL

Tiongkok Serukan Penyelesaian Damai Konflik AS-Iran

JAKARTA, Bisnistoday – Pada akhir pekan kemarin, Presiden Amerika Serikat Donald Trump...

Peringatan WHO tentang Wabah Ebola (Tangkapan layar dari X)
GLOBALIndepth

Mengenal Virus Ebola yang Kini Kembali Merebak di Afrika

JAKARTA, Bisnistoday - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan merebaknya wabah Ebola...

Anak-anak di Uganda (dok: Unsplash/Jeff Ackley)
GLOBALHumaniora

Wabah Ebola Merebak di Kongo dan Uganda

JAKARTA, Bisnistoday - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Ebola merebak di...