PAPUA SELATAN, Bisnistoday – Kronologi kejadian penembakan terhadap pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT. Smart Cakrawala Aviation rute penerbangan Tanah Merah (TMH) – Danawage/Koroway Batu (DNW).
Hal tesebut diungkapkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan melalui keteranganya setelah menerima laporan dari Kepala Satuan Pelayanan Bandar Udara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa didalam keteranganya menjelaskan, bahwa berdasarkan laporan awal, pesawat penerbangan perintis FLT/no. Reg :PK-SNR Type A/C C208B Ex, Rute :TMH-DNW ( Koroway Batu) – TMH, jumlah Crew/pilot : 2, jumlah penumpang : 12 dewasa dan 1 infant.
“Pesawat berangkat pukul 10.38 WIT dari Bandar Udara Tanah Merah. Pada pukul 11.05 WIT pesawat mendarat di Bandara Koroway Batu, sesaat setelah mendarat pesawat mengalami penembakan,” dalam keteranganya.
Hingga saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus melakukan koordinasi dengan Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke dan Kepala Satuan Pelayanan/pegawai yang ada di Bandar Udara Koroway Batu.
“Pada pukul 13. 26 WIT kami mendapat informasi bahwa ke-dua pilot menjadi korban penembakan dan telah meninggal dunia sedangkan 12 penumpang dan 1 bayi selamat.Untuk informasi selanjutnya akan disampaikan sesuai dengan perkembangan informasi di lapangan.”//







































