www.bisnistoday.co.id
Rabu , 21 Oktober 2026
Home GLOBAL Kawasan Global Pengusaha Diminta Berhati-hati Bertransaksi Perbankan Dengan Bangladesh
Kawasan Global

Pengusaha Diminta Berhati-hati Bertransaksi Perbankan Dengan Bangladesh

Kota Dhaka
KOTA Dhaka, Bangladesh, belum lama ini./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan mengimbau para pelaku usaha Indonesia untuk berhati-hati dalam melakukan transaksi perdagangan dengan pihak Bangladesh. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk tindak lanjut dari informasi yang disampaikan Duta Besar RI Dhaka perihal Perkembangan Situasi Ekonomi Bangladesh Pascamundurnya Perdana Menteri Sheikh Hasina dan Antisipasi Transaksi Perbankan.

“Mencermati perkembangan situasi terkini di Bangladesh, khususnya di sektor ekonomi pascamundurnya Perdana Menteri Sheikh Hasina, kami mengimbau para pelaku usaha Indonesia untuk berhati-hati dalam bertransaksi dengan lembaga maupun perseorangan dari Bangladesh,” ujar Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Kemendag, Iskandar Panjaitan di Jakarta, Rabu (11/9).

“Kami menyampaikan hal tersebut untuk mencegah kerugian yang dapat ditimbulkan dari transaksi perbankan dengan Bangladesh karena kondisi politik dan ekonomi saat ini.”

Surat tersebut berisikan informasi, Bangladesh sedang menghadapi krisis likuiditas. Kondisi ini diperburuk oleh pembatasan penarikan tunai dari bank sentral Bangladesh yaitu Bank Bangladesh. Kondisi ini disertai dengan inflasi yang mencapai 11,66 persen dan tekanan pada nilai tukar mata uang tertinggi dalam 12 tahun terakhir.

Sementara dari sektor energi, Bangladesh Power Development Board (BPDB) sedang menghadapi beban utang sebesar BDT 45 ribu crore atau senilai USD 4 miliar. Hal ini menjadi isu kritis bagi pemerintahan sementara yang baru dibentuk.

Saat ini Bangladesh Bank telah mengeluarkan instruksi kepada sembilan bank untuk tidak melayani pencairan cek yang melebihi BDT 200 ribu atau senilai USD 1.680. Kesembilan bank tersebut, yaitu Islami Bank Bangladesh, First Security Islami Bank, Social Islami Bank, Union Bank, Global Islami Bank, Bangladesh Commerce Bank, National Bank, Padma Bank, dan ICB Islami Bank.

Selain itu, Bangladesh Bank menetapkan batas penarikan uang tunai sebesar BDT 200 ribu atau senilai USD 1.680 per akun dalam satu hari. Hal ini sebagai pencegahan penggunaan uang tunai untuk tujuan ilegal.

Langkah Antisipatif

Sementara, Direktorat Fasilitasi Ekspor dan Impor, Kemendag menyampaikan, ada sejumlah langkah antisipatif yang dapat dilakukan para pelaku usaha Indonesia. Pertama, mendiversifikasi produk, terutama produk tahan lama (non-perishable), dan menggunakan mekanisme pembayaran yang aman untuk menghindari risiko gagal bayar atau penundaan pembayaran.

Kedua, menggunakan perlindungan finansial yang memadai dalam perjanjian transaksi ekspor dan impor serta penggunaan bank tepercaya dalam mekanisme transaksi atau pembayaran Letter of Credit (L/C).Ketiga, apabila tetap menggunakan L/C, pelaku usaha Indonesia perlu memastikan penggunaan bank internasional tepercaya yang memiliki cabang di Bangladesh. Keempat, untuk sektor energi,

Kemendag mengimbau pelaku usaha Indonesia untuk menghentikan rencana transaksi atau kerja sama dengan BPDB yang saat ini sedang menunggak pembayaran kepada pihak swasta. Selain itu, terdapat risiko terjadinya penundaan pembayaran kepada perusahaan Indonesia yang telah melakukan transaksi dalam mendukung kebutuhan energi di Bangladesh. /

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pranis rusuh
Kawasan Global

Melonjaknya Biaya Hidup, Picu Unjuk Rasa Besar-besaran di Eropa

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Unjuk rasa para pelajar di Prancis yang telah berlangsung...

Pranis rusuh
Kawasan Global

Pascademo, Aktivitas Kota Paris Terganggu, KBRI Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kondisi Kota Paris, Prancis, menjadi perhatian setelah gelombang demonstrasi besar...

Navi PIllay, Peraih Nobel Perdamaian (dok:Niklas Elmehed © Nobel Prize Outreach)
Kawasan Global

Ahli Hukum Internasional Navi Pillay Raih Nobel Perdamaian

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Komite Nobel Internasional menganugerahkan Penghargaan Nobel Perdamaian tahun 2026...

Anne Carson, peraih Nobel Sastra 2026 (Dok: Nobelprize.org)
HumanioraKawasan Global

Penyair asal Kanada Anne Carson Raih Nobel Sastra 2026

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Penulis puisi asal Kanada, Anne Carson meraih Nobel Sastra...