www.bisnistoday.co.id
Minggu , 26 Juli 2026
Home GLOBAL Perundingan Damai AS-Iran belum Ada Titik Temu  
GLOBALKawasan Global

Perundingan Damai AS-Iran belum Ada Titik Temu  

Menurut Guardian berbagai media Iran, termasuk kantor berita Fars dan kantor berita Tasnim, melaporkan masih ada "ketidaksepakatan serius."

Perundingan AS-Iran Gagal Mencapai Kesepakatan (Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
AS dan Iran dikabarkan akan melakkukan gencatan senjata sementara. (Foto: Ilust
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Perundingan damai antara Amerika  Serikat dan Iran yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, berjalan alot.

“Pembicaraan bersejarah antara AS dan Iran tampaknya telah berakhir untuk saat ini,” kata pemerintah Iran pada Minggu pagi.

Menurut Guardian berbagai media Iran, termasuk kantor berita Fars dan kantor berita Tasnim, melaporkan masih ada “ketidaksepakatan serius”, tetapi atas saran Pakistan, putaran pembicaraan akan dilanjutkan pada Minggu sore.

Juru Bicara Iran Esmail Baghaei yang juga mantan perwakilan Iran di PBB mengakhiri pernyataannya dengan mengucapkan terima kasih kepada Pakistan dan mendesak AS untuk menunjukkan itikad baik.

“Keberhasilan proses diplomatik ini bergantung pada keseriusan dan itikad baik pihak lawan, menahan diri dari tuntutan yang berlebihan dan permintaan yang melanggar hukum, serta penerimaan hak dan kepentingan sah Iran,” tulisnya.

Dalam cuitan sebelumnya di X Baghaei mengungkapkan perundingan membicarakan berbagai hal krusial termasuk Selat Hormuz, isu nuklir, ganti rugi perang, pencabutan sanksi, dan pengakhiran sepenuhnya perang melawan Iran dan di kawasan tersebut (Timur Tengah).

Wapres AS

Sementara itu, Wakil presiden AS, JD Vance dijadwalkan akan segera berpidato yang akan disiarkan langsung oleh Gedung Putih. Vance memimpin delegasi Amerika dalam perundingan tersebut, sementara pihak Iran dipimpin oleh ketua parlemen Mohammad Bagher Qalibaf dan Abbas Araghchi, menteri luar negeri.

Mereka telah membahas dengan Pakistan bagaimana memajukan gencatan senjata yang sudah terancam oleh perbedaan pendapat yang mendalam dan serangan Israel yang terus berlanjut terhadap Hizbullah di Lebanon.//

Iran juga membantah klaim AS bahwa dua kapalnya telah melintasi Selat Hormuz. Iran memperingatkan bahwa setiap upaya kapal militer untuk melewati jalur air tersebut akan disambut dengan “tanggapan yang kuat”.

Di sisi lain. Israel terus menyerang Lebanon selatan, dengan setidaknya 13 orang tewas dalam serangan di Kota Tefahta.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]
GLOBAL

Ribuan Orang Dievakuasi akibat Karhutla di Spanyol dan Prancis

JAKARTA, Bisnistoday - Lebih dari 267.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat...

Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
EnergiGLOBAL

Konflik Saudi dan Houthi Berpotensi Ganggu Pasokan Energi

JAKARTA, Bisnistoday - Arab Saudi dan pejuang militan Houthi yang pro-Iran saling...

Presiden AS Donald J Trump.
EKONOMIKawasan Global

Trump akan Terapkan Tarif Baru pada Lebih dari 80 Negara

JAKARTA, Bisnistoday – Amerika Serikat akan mengenakan tarif antara 10% atau 12,5%...

Platform Media Sosial (dok:Unsplash.cpm/Berke-citak)
GLOBALKawasan Global

Prancis Sahkan RUU yang Melarang Anak Gunakan Medsos

JAKARTA, Bisnistoday - Parlemen Prancis mengesahkan RUU yang melarang penggunaan media sosial...