www.bisnistoday.co.id
Minggu , 20 September 2026
Home GLOBAL Perundingan Damai AS-Iran belum Ada Titik Temu  
GLOBALKawasan Global

Perundingan Damai AS-Iran belum Ada Titik Temu  

Menurut Guardian berbagai media Iran, termasuk kantor berita Fars dan kantor berita Tasnim, melaporkan masih ada "ketidaksepakatan serius."

Perundingan AS-Iran Gagal Mencapai Kesepakatan (Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
AS dan Iran dikabarkan akan melakkukan gencatan senjata sementara. (Foto: Ilust
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Perundingan damai antara Amerika  Serikat dan Iran yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, berjalan alot.

“Pembicaraan bersejarah antara AS dan Iran tampaknya telah berakhir untuk saat ini,” kata pemerintah Iran pada Minggu pagi.

Menurut Guardian berbagai media Iran, termasuk kantor berita Fars dan kantor berita Tasnim, melaporkan masih ada “ketidaksepakatan serius”, tetapi atas saran Pakistan, putaran pembicaraan akan dilanjutkan pada Minggu sore.

Juru Bicara Iran Esmail Baghaei yang juga mantan perwakilan Iran di PBB mengakhiri pernyataannya dengan mengucapkan terima kasih kepada Pakistan dan mendesak AS untuk menunjukkan itikad baik.

“Keberhasilan proses diplomatik ini bergantung pada keseriusan dan itikad baik pihak lawan, menahan diri dari tuntutan yang berlebihan dan permintaan yang melanggar hukum, serta penerimaan hak dan kepentingan sah Iran,” tulisnya.

Dalam cuitan sebelumnya di X Baghaei mengungkapkan perundingan membicarakan berbagai hal krusial termasuk Selat Hormuz, isu nuklir, ganti rugi perang, pencabutan sanksi, dan pengakhiran sepenuhnya perang melawan Iran dan di kawasan tersebut (Timur Tengah).

Wapres AS

Sementara itu, Wakil presiden AS, JD Vance dijadwalkan akan segera berpidato yang akan disiarkan langsung oleh Gedung Putih. Vance memimpin delegasi Amerika dalam perundingan tersebut, sementara pihak Iran dipimpin oleh ketua parlemen Mohammad Bagher Qalibaf dan Abbas Araghchi, menteri luar negeri.

Mereka telah membahas dengan Pakistan bagaimana memajukan gencatan senjata yang sudah terancam oleh perbedaan pendapat yang mendalam dan serangan Israel yang terus berlanjut terhadap Hizbullah di Lebanon.//

Iran juga membantah klaim AS bahwa dua kapalnya telah melintasi Selat Hormuz. Iran memperingatkan bahwa setiap upaya kapal militer untuk melewati jalur air tersebut akan disambut dengan “tanggapan yang kuat”.

Di sisi lain. Israel terus menyerang Lebanon selatan, dengan setidaknya 13 orang tewas dalam serangan di Kota Tefahta.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Tokoh feminis Gloria Steinem (dokRichard Saker/The Observer)
GLOBAL

Aktivis Perempuan dan HAM, Gloria Steinem Tutup Usia

JAKARTA, Bisnistoday - Tokoh feminis yang juga seorang mantan jurnalis, Gloria Steinem,...

Presiden Putin
Kawasan Global

Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Asia Pasifik

VLADIVOSTOK. Bisnistoday - Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin menyebut Indonesia sebagai mitra...

Presiden Prabowo
HEADLINE NEWSKawasan Global

Presiden Prabowo Hadiri Eastern Economic Forum (EEF) di Rusia

JAKARTA, Bisnistoday -Presiden Prabowo Tiba di Rusia Jadi Tamu Kehormatan di Eastern...

logo baru
Kawasan Global

Kemenhub Resmi Umumkan Pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO 2026

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan secara resmi mengumumkan pencalonan...