www.bisnistoday.co.id
Selasa , 9 Desember 2025
Home EKONOMI Sektor Riil Proyek Food Estate Berjalan Baik dan Sesuai Target
Sektor Riil

Proyek Food Estate Berjalan Baik dan Sesuai Target

Mentan menegaskan, proyek food estate bukan program gagal, saat ini berjaan baik dan sesuai target
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menegaskan, proyek food estate bukan program gagal. Pasalnya, dari beberapa proyek yang sedang dikerjakan di beberapa daerah telah berjalan baik dan sesuai target.

Mentan mengakan food estate bukan proyek instan, dan butuh proses. “Kenyataannya kita memiliki 10 juta hektare (ha) yang sebelumnya tidak dimanfaatkan untuk lahanpertanian. Kami sekarang menggarap itu, butuh proses, butuh teknologi agar menjadi lahan produktif,” tegas dia di Jakarta, Senin (22/1).

Mentan mencontohkan saat ini food estate di Humbang Hasundutan seluas 418,29 hektare. Kemudian untuk food estate Temanggung dan Wonosobo seluas 907 hektare telah berhasil panen komoditas hortikultura.

Di Kalimantan Tengah berhasil dilakukan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan hingga mampu panen padi dengan produktivitas 5 ton/ha. Begitu pula di Sumba Tengah (NTT) dan Kabupaten Keerom (Papua) yang telah mampu panen jagung seluas 500 hektare.

Food estate tersebut sudah berhasil panen. Food estate Gunung Mas juga sudah panen jagung seluas 10 hektare dan singkong seluas 3 hektare. Kita pantau terus lahan tersebut,” ucapnya.

Bantalan Ekonomi

Lebih lanjut Mentan Amran mengatakan sektor pertanian akan selalu menjadi bantalan ekonomi nasional dan mampu menekan inflasi.

Sektor pertanian pernah mencatat mampu menurunkan inflasi hingga 1,26 persen pada tahun 2017, sehingga Badan Pangan Dunia (FAO) memberikan apresiasi, dan bahkan keberhasilan swasembada beras mendapatkan apresiasi yang sangat baik.

Indonesia bahkan sudah menghentikan impor bawang merah sejak 2016, bahkan pada 2017 Indonesia ekspor bawang merah ke enam negara, salah satunya Thailand.

Baca juga: Presiden Pastikan Program Food Estate Keerom Berkembang Baik

Begitu pula swasembada beras telah mampu dicapai pada 2018, 2019, dan 2020. Komoditas jagung, telur dan ayam juga swasembada pada tahun 2018.

“Saya ingin mengingatkan bahwa pertanian itu bukan hanya untuk jadi bahan diskusi, namun pertanian itu harus dikerjakan. Turun ke lapangan, dan itu yang kami lakukan di Kementan,” tegasnya./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Sektor Riil

Kue Semprong Banjir Pesanan Jelang Nataru 2025, Ternyata Ada Rahasia ‘Berkah’ di Baliknya!

TANGERANG, Bisnistoday - PT Love Semprong Indonesia, produsen camilan atau kue ringan...

Sektor Riil

Indonesia Productivity Summit 2025 Siap Digelar untuk Memperkuat Produktivitas Nasional

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia bersama Ikatan Alumni Teknik Industri ITB...

Sektor Riil

VinFast Mantap Perluas Ekspansi EV di Indonesia

BOGOR, Bisnistoday- Di tengah turunnya penjualan mobil nasional selama dua tahun terakhir,...

Harga Referensi CPO
Sektor Riil

Harga CPO dan Biji Kakao Turun di Desember 2025, Sejumlah HPE Produk Kayu Justru Naik

JAKARTA, Bisnistoday - Memasuki Desember 2025, pergerakan harga komoditas strategis Indonesia menunjukkan...