www.bisnistoday.co.id
Selasa , 29 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Korporasi Rumah Anyaman Pandan yang Menghidupkan Harapan di Tanjung Jabung Timur
Korporasi

Rumah Anyaman Pandan yang Menghidupkan Harapan di Tanjung Jabung Timur

Program PPM, Petro China
Program PPM Petrochina di Tanjung Jabung, Jambi./
Social Media

JAMBI, Bisnistoday -Berada di tepi jalan strategis penghubung Muara Sabak menuju Kuala Jambi, sebuah bangunan baru berdiri kokoh dengan pintu kaca bergaya modern. Bangunan itu tidak sekadar menjadi tempat produksi kerajinan tangan, tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi warga dan upaya menjaga warisan budaya lokal.Masyarakat setempat kini mengenalnya sebagai “Rumah Anyaman Pandan”.

Di dalam bangunan berukuran 6×8 meter itu, tangan-tangan terampil para perempuan dengan cekatan menyusun helai demi helai daun pandan menjadi tas, tikar, hingga aneka suvenir khas daerah. Aroma daun pandan yang telah dikeringkan bercampur dengan semangat baru para anggota kelompok usaha yang kini optimistis menatap masa depan.

Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau CSR yang dijalankan SKK Migas bersama PetroChina International Jabung Ltd membawa perubahan besar bagi KUB Radesta “Rano Desa Tercinta” di Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Kelompok usaha yang berdiri sejak 2004 itu sebelumnya menjalankan aktivitas produksi di bangunan semi permanen berbahan papan yang mulai rapuh dimakan usia. Kondisi tersebut membuat aktivitas produksi kurang nyaman dan pemasaran produk tidak berkembang optimal.

Ketua KUB Radesta, Lindawati, masih mengingat betul bagaimana sulitnya menarik perhatian pembeli ketika tempat usaha mereka tampak sederhana dan kurang representatif.

“Kami sangat bersyukur sekali, karena bangunan usaha kami ini yang sebelumnya semi permanen berbahan papan yang sudah rapuh dan kurang menarik, sekarang setelah dibantu oleh PetroChina dengan bangunan baru berbahan keseluruhan beton, pintu rolling kaca dan memberikan nuansa yang menarik minat konsumen untuk datang kemari,” ujarnya.

Perubahan itu terasa nyata. Kini, Rumah Anyaman Pandan bukan hanya menjadi tempat produksi, tetapi juga etalase budaya yang mudah dikenali masyarakat. Lokasinya yang berada di jalur ramai membuat lebih banyak orang singgah untuk melihat bahkan membeli produk kerajinan khas daerah tersebut.

“Dulu orang banyak tidak tahu ini tempat produksi kerajinan anyaman pandan. Sekarang, setiap hari ada saja yang singgah, baik sekadar melihat maupun membeli,” kata Linda.

Penyediaan Peralatan Kerja

Dukungan yang diberikan tidak berhenti pada pembangunan rumah produksi. Sebelumnya, PetroChina juga membantu penyediaan peralatan kerja dan empat unit etalase untuk memajang hasil kerajinan. Bantuan tersebut membuat produk-produk anyaman tampil lebih menarik dan tertata rapi sehingga meningkatkan daya tarik konsumen.

Bagi 10 anggota aktif KUB Radesta, perubahan fasilitas usaha membawa dampak langsung terhadap produktivitas dan semangat berkarya. Mereka kini lebih percaya diri memasarkan produk ke pasar yang lebih luas.

Berbagai produk anyaman yang dihasilkan pun terus berkembang. Jika sebelumnya hanya memproduksi tikar tradisional, kini mereka mulai membuat tas modern, wadah suvenir, hingga aneka kerajinan dekoratif yang diminati pasar.

Tak hanya mengandalkan penjualan langsung, kelompok usaha ini juga mulai memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memperluas pemasaran hingga ke luar daerah. Langkah tersebut membuka peluang baru bagi kerajinan tradisional agar mampu bersaing di tengah arus produk modern.

Ruang Berkumpul

Bagi warga setempat, keberadaan Rumah Anyaman Pandan memiliki arti lebih dari sekadar tempat usaha. Bangunan itu menjadi ruang berkumpul, belajar, dan menjaga tradisi menganyam yang diwariskan turun-temurun.

Di tengah derasnya perkembangan industri modern, anyaman pandan dari Tanjung Jabung Timur membuktikan bahwa produk berbasis budaya lokal tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Dengan sentuhan inovasi, dukungan fasilitas, dan semangat pelaku UMKM, kerajinan tradisional mampu naik kelas menjadi sumber penghidupan yang menjanjikan.

Kini, setiap helai anyaman yang dihasilkan dari Rumah Anyaman Pandan tidak hanya menyimpan nilai ekonomi, tetapi juga cerita tentang harapan, ketekunan, dan mimpi masyarakat kecil yang perlahan menemukan jalannya menuju masa depan yang lebih baik.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

Korporasi

Empowering UMKM Through Digital Innovation, Hamawasdan Hakaaston Bantu UMKM Disabilitas Lebih Berdaya Saing

MEDAN, Bisnistoday - PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) ruas tol Kuala Tanjung–Tebing...

Hutama Karya
Korporasi

Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

JAKARTA, Bisnistoday - Penerapan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan di PT...

Hutama Karya
Korporasi

Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

PADANG, Bisnistoday  - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali menggelar program...