www.bisnistoday.co.id
Selasa , 14 Juli 2026
Home EKONOMI Sebanyak 4,7 Juta Orang di Asia Tenggara Jatuh Miskin Akibat Pandemi Covid-19
EKONOMI

Sebanyak 4,7 Juta Orang di Asia Tenggara Jatuh Miskin Akibat Pandemi Covid-19

JATUH MISKIN: Pandemi Covid-19 pada tahun 2021 telah menjerumuskan 4,7 juta orang di Asia Tenggara ke jurang kemiskinan ekstrem
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Pandemi Covid-19 pada tahun 2021 telah menjerumuskan 4,7 juta orang di Asia Tenggara ke jurang kemiskinan ekstrem. Hal ini seiring dengan hilangnya 9,3 juta pekerjaan.

Presiden Asia Development Bank (ADB), Masatsugu Asakawa menyatakan, pandemi Covid-19 menimbulkan pengangguran, memperburuk ketimpangan serta memperbesar tingkat kemiskinan.

Berdasarkan laporan ADB yang dipaparkan di Simposium Pembangunan Asia Tenggara atau Southeast Asia Development Symposium (SEADS), kelompok yang paling terimbas antara lain para pekerja tanpa keterampilan khusus.

Kemudian pekerja di sektor ritel dan perekonomian informal serta usaha kecil yang tidak memiliki eksistensi digital turut terimbas pandemi Covid-19.

Sementara itu laporan ADB yang berjudul Southeast Asia: Rising from the Pandemic mencatat bahwa gelombang Omikron dapat memangkas pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara hingga 0,8 poin persentase pada 2022.

Keluaran ekonomi kawasan ini pada 2022 diperkirakan akan turun lebih dari 10 persen dibandingkan skenario tanpa COVID-19.

Laporan ADB ini juga menyatakan bahwa dalam kurun waktu dua tahun pandemi perekonomian yang sudah mengadopsi teknologi secara luas mampu mempertahankan ekspornya sehingga memiliki prospek pertumbuhan yang lebih cerah.

Laporan tersebut mencatat pemulihan ekonomi di seluruh kawasan dan sebagian besar negara mengalami kenaikan kunjungan ke tempat-tempat ritel dan rekreasi hingga 161 persen dalam periode dua tahun sampai 16 Februari 2022.

Di sisi lain, kawasan ini masih menghadapi sejumlah tantangan global termasuk munculnya varian lain dari Covid-19, pengetatan suku bunga global, gangguan rantai pasokan serta kenaikan harga komoditas dan inflasi.

ADB turut mencatat sebanyak 59 persen dari penduduk di Asia Tenggara sudah menerima vaksinasi lengkap sampai 21 Februari 2022./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Presiden: Barang Bersubsidi Harus Disalurkan Lewat KDKMP

JAKARTA, Bisnistoday — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh barang...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Tegaskan Komitmen Lanjutkan Cita-Cita Bung Hatta

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersama Wakil Menteri Koperasi Farida...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta Menyambut Harkopnas ke-79

JAKARTA, Bisnistoday – Menjelang peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, Menteri Koperasi...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Berstatus Pengusaha Mikro, Ojol Segera Dapat Akses KUR

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan status pengemudi ojek online...