www.bisnistoday.co.id
Senin , 10 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG dan Kurs Rupiah Stabil Ditengah Konflik Rusia-Ukraina
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG dan Kurs Rupiah Stabil Ditengah Konflik Rusia-Ukraina

WASPADAI PELEMAHAN PERTUMBUHAN EKONOMI: Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Kemenkeu akan terus mewaspadai risiko pelemahan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2023 di tengah risiko pelemahan ekonomi global, sembari tetap mempertahankan optimisme
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Di tengah konflik Rusia dan Ukrania, indeks harga saham gungan (IHSG) tetap bergerak ke arah positif, sementara nilai tukar rupiah (kurs) relatif stabil. Ini menunjukkan Inonesia dapat menahan gejolak tersebut.

Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam Webinar Fitch on Indonesia 2022 di Jakarta, Rabu (16/3).

Sri Mulyani menjelaskan, ketahanan pasar keuangan domestik tersebut terjadi di tengan volatilitas keuangan global yang meningkat karena ekonomi kedua negara sangat terpukul akibat perang,

IHSG tercatat tumbuh 0,5 persen selama invasi Rusia, yakni pada 25 Februari sampai 11 Maret 2022, sehingga secara keseluruhan meningkat 5,2 persen sejak 1 Januari sampai 11 Maret 2022.

Penguatan tersebut cukup tinggi jika dibandingkan negara lain yang cenderung terkontraksi antara lain seperti Filipina, Singapura, Vietnam, Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat, Inggris, Thailand, Korea Selatan, dan Jerman.

Hal tersebut, kata dia, juga terlihat dari nilai tukar rupiah yang meningkat 0,4 persen pada 25 Februari sampai 11 Maret 2022, meski secara keseluruhan tahun atau sejak 1 Januari sampai 11 Maret 2022 sedikit terkontraksi 0,2 persen.

Namun, depresiasi mata uang Garuda sejak awal tahun cukup rendah jika dibandingkan dengan Thailand, Singapura, Jepang, India, Argentina, Filipina, bahkan Eropa.

“Ini menunjukkan bahwa dalam konteks perekonomian Indonesia, baik jika dilihat dari neraca pembayaran maupun komposisi ekonomi, saya kira kita relatif tangguh dari negara-negara tersebut,” ungkap Sri Mulyani.

Meski begitu, ia menegaskan tak berarti pemerintah Indonesia akan meremehkan dampak jangka panjang dari konflik kedua negara, yang kemungkinan akan sangat kompleks nantinya./


Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Iman Sudargo
Bursa

Luno Indonesia Perkenalkan Iman Sudargo Sebagai ‘Country Head’

JAKARTA, Bisnistoday -  Luno aplikasi investasi aset kripto global yang berkomitmen menyediakan...

Didi Max
Bursa

Perdagangan Berjangka : Didimax Broker Terbaik Menjadi Pilihan Banyak Trader

JAKARTA, Bisnistoday - Dalam dunia perdagangan berjangka, memilih broker terbaik Indonesia merupakan...

GEDUNG BEI
Bursa

Penguatan Pasar Sangat Dipengaruhi Sentimen Isu Makro Ekonomi Global pada Semester II 2026

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai setelah fase rebound,...

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...