www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Semen Merah Putih Optimis Bertumbuh di Tahun 2024
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Semen Merah Putih Optimis Bertumbuh di Tahun 2024

Semen Merah Putih
PAPARAN kepada Media Manajemen Semen Merah Putih, di Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Semen Merah Putih, salah satu produsen semen terkemuka di Indonesia optimis menatap tahun 2024. Rasa optimisme ini, tertuang dalam rencana bisnisnya untuk tahun 2024.

Surindro Kalbu Adi, Commercial and Logistics Director Semen Merah Putih mengatakan, tahun 2024 akan tetap positif bagi Industri semen. Hal ini sejalan dengan dorongan pemerintah yang terus-menerus memberi keyakinan akan keberlanjutan projek infrastruktur strategis, seperti projek konektivitas (jalan tol) yang bertujuan untuk mewujudkan logistik yang efisien, meningkatkan mobilitas, dan meningkatkan daya saing bangsa.

Begitupun, lanjut Surindro,  berbagai kebijakan pemerintah untuk percepatan pembangunan infrastruktur berperan penting dalam menghubungkan wilayah dan menjadi katalisator terciptanya kawasan baru, termasuk kawasan administratif IKN, kawasan industri, kawasan pemukiman (program 1 juta rumah) dan kawasan ekonomi akan menjadi pendorong konsumsi semen nasional yang signifikan.

“Oleh karena itu, didorong dengan keberlanjutan inovasi di setiap aspek proses operasional, mulai produk, brand, logistik, distribusi dan digitalisasi layanan. Di tahun 2024, kami yakin dengan berbagai inovasi nyata yang sudah dan akan kami lakukan, semen merah putih akan bertumbuh 2 kali dari pertumbuhan pasar.”

“Untuk mendorong pertumbuhan positif ini, kami juga mengharapkan dukungan industri semen untuk dapat bersama-sama mempertahankan kestabilan harga yang sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti energi cost sampai tekanan persaingan,” tambah Surindro menegaskan.

Sementara 2023 menjadi tahun keberhasilan bagi Semen Merah Putih di industri konstruksi, di mana perusahaan ini berhasil mencatat pertumbuhan positif yang cukup baik. Pada tahun yang penuh dinamika ini, Semen Merah Putih menunjukkan daya tahan bisnis di tengah-tengah pertumbuhan pasar relevan sebesar 1.5%.

Total pasar semen Indonesia mengalami kenaikan dari 63.3 juta ton menjadi 64.6 juta ton, Semen Merah Putih tetap teguh dalam pertumbuhan positif sebesar 2% untuk total semen kantong dan semen curah.  Pertumbuhan tersebut didominasi oleh 65% pasar semen kantong, dan lebih dari 80% dari pasar Jawa dan Sumatera.  Hal lain yang mendukung adalah jumlah customer turut bertumbuh sebesar 47%.

Tantangan Tahun Politik

Tahun 2024 merupakan tahun politik, yang akan menghadirkan ketidakpastian bagi Industri dan bisnis. Hal ini pun terjadi di Industri semen, dimana diperkirakan pertumbuhan konsumsi semen domestik diperkirakan hanya 0.7%, atau 1.62% di relevant area (relevant area adalah area dimana produk Semen Merah Putih tersedia). Lalu bagaimana seharusnya industri semen menyiasati tahun 2024?

Poltak Hotradero, Pengamat Ekonomi, menyampaikan bahwa dalam konteks dinamika global, industri semen dan konstruksi menemui peluang pertumbuhan yang signifikan. Secara global, era uang ketat akan mulai berkurang setelah inflasi global menurun di 2023 dan penurunan ini akan berlanjut di 2024.

Melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2023, industri semen di Indonesia masih mengalami tekanan yang dipicu oleh kelebihan kapasitas kendati tingkat utilisasi sudah ditekan. Kapasitas terpasang industri semen Indonesia saat ini berada di sekitar 116,8 Juta Ton, dengan tingkat utilisasi sekitar 57%, oleh karena itu juga dibutuhkan fleksibilitas dalam menggarap peluang pasar ekspor – terutama di kawasan Asia, Afrika dan Oceania.

“Di tahun politik, inovasi menjadi kunci untuk membuka peluang di industri konstruksi dan infrastruktur. Bagi pelaku industri, kami sangat mendorong untuk secara cermat mengeksplorasi potensi ekspansi, baik di dalam negeri maupun melalui kerjasama internasional,” tutur Poltak.

Dia menambahkan perlunya upaya lebih untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan kontribusi positif terhadap ekonomi nasional secara keseluruhan dari industri ini dapat berjalan sebagaimana mestinya. Pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) juga menjadi salah satu inovasi strategis yang memungkinkan industri ini terus berkembang dan mengatasi potensi stagnasi.

“Strategi lain adalah menekan ongkos produksi melalui pemanfaatan sumber energi alternatif yang juga lebih ramah lingkungan. Dengan adanya potensi pemangkasan suku bunga di 2024 serta kelanjutan pembangunan infrastruktur diharapkan dapat meningkatkan penjualan semen di Indonesia,” tutur Poltak./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Industri Elektronik
HEADLINE NEWS

Triwulan III-2026, Industri Manufaktur Tumbuh 5,88 Persen

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,88 persen secara tahunan (year-on-year/yoy)...

Pameran SIAL
HEADLINE NEWS

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Bisnis Dan Akses Pasar Global Bagi Industri F&B

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 resmi dibuka hari...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar 8 Persen Resmi Berlaku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

Potensi Arus Keluar Dana Asing hingga USD 11 Miliar Membayangi Pasar Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai tekanan terhadap pasar...