www.bisnistoday.co.id
Selasa , 25 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Sentimen Regional Tak Goyahkan IHSG
BursaBURSA & KORPORASI

Sentimen Regional Tak Goyahkan IHSG

IHSG menguat
Penguatan IHSG ditopang beli spekulatif saham./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Perdagangan pasar saham pada Rabu (5/7), diwarnai aksi perburuan saham kembali mendongkrak pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis. Pergerakan positif IHSG ini, tidak sejalan dengan aksi jual saham pada perdagangan pasar regional Asia.

Hari ketiga pekan ini, IHSG ditutup menguat 37,23 poin atau 0,56 persen ke posisi 6.718,98. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,70 poin atau 0,50 persen ke posisi 953,44.

“Pada akhir perdagangan, IHSG menguat di saat bursa regional Asia tertahan di zona melemah, yang mana pasar cemas akan keberadaan ekonomi China,” dalam keterangan Tim RIset Pilarmas Investindo Sekuritas.

Sementara, saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu GJTL, ADMG, MKTR, DILD dan RELF. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni IDEA, HAJJ, NAYZ, MMIX dan NICL

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.299.894 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,69 miliar lembar saham senilai Rp8,99 triliun. Sebanyak 322 saham naik, 207 saham menurun, dan 205 tidak bergerak nilainya.

Sentimen negative negeri Tirai bambu cukup beralasan karena pasca rilis aktivitas sektor jasa yang tumbuh melambat. Data menunjukkan bahwa aktivitas jasa China pada Juni 2023 tumbuh pada laju paling lambat dalam lima bulan terakhir, memicu kekhawatiran tentang pemulihan pasca pandemi COVID-19 yang lambat di negara tersebut.

Hal tersebut memberikan indikasi bahwa opening economy China berjalan tidak seperti diharapkan, sehingga menghambat momentum pemulihan ekonomi dalam negeri mereka.

Selain itu, IHSG bertahan di jalur menguat, yang mana pasar merespon outlook Indonesia berada pada rating stabil. Lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) menyampaikan bahwa outlook Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB dengan outlook stabil.

Hal tersebut memberikan indikasi pemulihan ekonomi dalam negeri terus berlanjut sehingga ini membuka para investor semakin percaya berinvestasi di dalam negeri.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 83,80 poin atau 0,25 persen ke 33.338,69, indeks Hang Seng melemah 305,29 poin atau 1,57 persen ke 19.110,38, indeks Shang Hai melemah 22,40 poin atau 0,69 persen ke 3.222,95, dan indeks Strait Times melemah 18,39 poin atau 0,57 persen ke 3.185,38./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Asuransi BRI Life Raih Enam Penghargaan TADEA 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih enam penghargaan dalam ajang...

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025, serta melanjutkan pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026. (dok: Ciputra Life)
BURSA & KORPORASI

Pertumbuhan Bisnis Ciputra Life Berlanjut di Semester I 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...