JAKARTA, Bisnitoday – Nama artis serba bisa Raffi Ahmad tengah menjadi perbincangan publik usai tudingan miring soal dugaan terlibat pencucian uang hasil kejahatan korupsi.
Tudingan itu disampaikan oleh Nasional Corruption Watch (NCW) yang disiarkan di akun YouTubenya, baru-baru ini. Dugaan yang diungkap NCW langsung menuai pro kontra, terutama publik di media sosial.
Ikhwal tudingan tersebut, Raffi Ahmad pun sudah memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa tudingan itu salah besar.
“Jelas saya katakan tidak benar adanya,” tegas Raffi Ahmad di kawsan BSD, Tangerang Selatan, baru-baru ini.
Selain itu, Raffi juga menggelar jumpa pers untuk klafirikasi di kawasan Jakarta Selatan, Senin (5/2/2024) di dampingi pengacara kondang Hotman Paris.
Saat jumpa pers, Hotman menanyakan kepada Raffi berapa honornya ketika tampil membawakan acara di televisi. Menurut suami Nagita Slavina itu, honornya untuk membawakan acara TV bisa mencapai Rp 50 juta per jam. Adapun Raffi paling sedikit membawakan 3 program acara di TV setiap harinya.
“Iya, kalau sejam. Setengah jam sampai sejam segitu (Rp 50 juta),” jawab Raffi.
Suami Nagita Slavina itu merasa kaget karena gurita bisnisnya di bawah bendera RANS dikaitkan dengan pencucian uang.
“Aku kaget dibilang ada pencucian uang. Sama sekali nggak ada. Percaya, nggak percaya cek aja, gedung aja ada cicilan nih,” tegasnya.
Raffi mengatakan, saat ini RANS miliknya bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk itu, RANS tengah mencari investor strategis baru sebelum initial public offering (IPO) atau pre-IPO.
Salah satu yang dilakukan Raffi adalah menggandeng Kaesang Pangarep. Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu kemudian menduduki jabatan sebagai Komisaris RANS Entertainment.
Namun Raffi menegaskan, kerja sama dengan Kaesang bukan lantaran dia anak presiden Jokowi
“Ya karena lihat bisnisnya dia yang tumbuh sangat hebat, bagus, dan industrinya bagus. Itu cocok dengan RANS, makanya kita mau gerakan F&B dengan adanya Kaesang butuh suntikan ide generasi Mas Kaesang. Kita harus cari sosok yang bisa menjembatani supaya tergabung gerbongnya,” ungkap Raffi.
Selain Kaesang, ada sosok lain yang berada dibalik IPO RANS, di antaranya PT Surya Citra Media Tbk (SCM) anak perusahaan Grup Emtek yang masuk menjadi strategic investor di RANS. Pandu Sjahrir Komisaris Bursa Efek Indonesia yang masuk dalam jajaran.
“Ada beberapa yang kita umumkan akhir Januari. Yang jelas yang sudah kita announce, ada SCM anak perusahaan Emtek masuk strategic di RANS. Ada juga personal seperti Peter Tanuri, Pandu Sjahrir, ada juga Pak Ovin dan Pak Andi, owner Emtek juga ada masuk dan beberapa nama,” terang Raffi Ahmad.
RANS bahkan juga membuka pintu untuk ikut mencari investor dari luar negeri.
“Kita sambil nunggu investor luar negeri yang sedang coba jajaki. Jadi pe-ernya sekarang, Rans itu bukan youtube saja, tapi kita berdiri dengan fundamental,” tandasnya.

