www.bisnistoday.co.id
Selasa , 25 Agustus 2026
Home EKONOMI Wamendag Roro: Hubungan Dagang Indonesia-Peru Makin Kuat
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Wamendag Roro: Hubungan Dagang Indonesia-Peru Makin Kuat

Wamendag Roro
WAMENDAG Roro dalam Indonesia-Peru Business Forum 2025 bertemakan “Unlocking Bilateral Growth: Strengthening Indonesia-Peru Partnership Through CEPA” yang digelar di Jakarta, Senin (11/8).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Hubungan dan kinerja perdagangan Indonesia-Peru yang refleksi dalam perjanjian IP-CEPA menjadi peluang memperkuat hubungan pelaku usaha dan people-to-people kedua negara. Hal ini seiring ditandatanganinya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Peru (IP-CEPA) di Jakarta, Senin (11/8),

“Hari ini kita akan menyaksikan momen bersejarah, penandatanganan IP-CEPA. Setelah penandatanganan IP-CEPA, Pemerintah Indonesia dan Peru akan segera melaksanakan proses ratifikasi agar IP-CEPA dapat diberlakukan. Implementasi IP-CEPA juga bermuara pada komitmen yang dibuat pada level pelaku usaha (business-to-business) dan pemangku kepentingan lainnya, termasuk Kadin,” ujar Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri di Jakarta.

Hal tersebut diungkapkan Wamendag Roro dalam Indonesia-Peru Business Forum 2025 bertemakan “Unlocking Bilateral Growth: Strengthening Indonesia-Peru Partnership Through CEPA” yang digelar di Jakarta, Senin (11/8). Hadir dalam acara tersebut yaitu Presiden Republik Peru, Dina Boluarte Zegarra; Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Pariwisata Republik Peru, Desilu Leon; Duta Besar Republik Peru di Jakarta, Luis Tsuboyama; dan Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie.

Baca Juga : Presiden Prabowo : Peru Sahabat Penting di Negara Amerika Latin

Lebih lenjut, Wamendag Roro menjelaskan, IP-CEPA akan fokus pada akses pasar untuk perdagangan barang, fasilitas bea cukai dan perdagangan, dan solusi untuk mengatasi hambatan perdagangan secara keseluruhan. Melalui perjanjian ini, Indonesia menghapuskan tarif sekitar 85 persen pos tarif untuk lebih dari 9.700 produk Peru. Sementara, Peru menghapus sekitar 87 persen pos tarif untuk lebih dari 6.900 produk Indonesia.

“Bagi Indonesia, IP-CEPA merupakan perjanijan perdagangan kedua dengan negara di wilayah Amerika. Hal ini menunjukkan bahwa Peru adalah negara yang penting dalam hubungan Indonesia dengan negara di regional Amerika. Karena perjanjian ini bersifat inkremental, kami juga akan melakukan perundingan terkait investasi dan jasa setelah IPCEPA diimplementasikan selama 2 tahun untuk meningkatkan hubungan bilateral Indonesia dan Peru,” terang Roro.

Pada acara tersebut, Presiden Dina mengajak pelaku usaha Indonesia, khususnya yang tergabung dalam Kadin Indonesia, untuk memperluas investasi di berbagai sektor strategis Peru, antara lain infrastruktur, energi terbarukan, dan ketahanan pangan. Menurutnya, Peru dan Indonesia memiliki banyak kesamaan nilai dan pandangan terhadap perdagangan bebas dan investasi asing, politik, hukum, dan multilateralisme. Hal ini membuat kedua negara cenderung lebih mudah meningkatkan kerja sama.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Java Kopi
Ekonomi & Bisnis

Ekspor Kopi Jawa Barat Senilai Rp2,64 Miliar Dilepas Menuju ke Inggris

BANDUNG, Bisnistoday - Kementerian Perdagangan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyaksikan pelepasan...

EKONOMI

OJK Sebut Kota Bandung Layak Jadi Role Model Pemberdayaan UMKM dan Pemberantasan Rentenir

BANDUNG, Bisnistoday - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat menilai Kota Bandung layak...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Usaha Pengrajin Lurik Prasojo

JAKARTA, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi berkomitmen terus meningkatkan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Anugerahkan Koperasi Award kepada Gen Z hingga Tokoh Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menganugerahkan Koperasi Award kepada sejumlah tokoh...