www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 17 Januari 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Wamenkop Usul Kopdes Merah Putih Masuk RUU Perkoperasian
Ekonomi & Bisnis

Wamenkop Usul Kopdes Merah Putih Masuk RUU Perkoperasian

Social Media

Jakarta, Bisnistoday – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengusulkan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih masuk dalam draf RUU koperasi yang akan dibahas di DPR RI. Alasannya, Kopdes/Kel Merah Putih akan melibatkan dan mengintegrasikan banyak unsur di luar 18 kementerian dan lembaga yang memang sejak awal terlibat.

“Dengan demikian, Kopdes/Kel Merah Putih bisa memiliki kekuatan yang sesuai dengan konstitusi dan  bisa masuk ke sektor-sektor strategis seperti industri, distribusi, dan sebagainya,” kata Wamenkop pada acara Diskusi Publik dalam rangka Hari Koperasi Nasional ke-78, di Jakarta, Rabu (16/7).

Wamenkop juga mengusulkan penamaan UU tersebut lebih tepat dengan nama UU Sistem Koperasi Nasional bukan UU Perkoperasian.

“Itu juga berkaitan erat dengan usulan agar Kopdes/Kel Merah Putih masuk ke dalam Program Strategis Nasional atau PSN,” kata Wamenkop.

Kopdes/Kel Merah Putih harus memiliki beberapa unit usaha yang sudah berjalan, diantaranya, gerai sembako, elpiji, dan pupuk bersubsidi. Selanjutnya, klinik dan apotek desa, pergudangan, logistik, hingga unit simpan pinjam. Kopdes/Kel juga bisa menjadi offtaker dari seluruh produk yang dihasilkan masyarakat desa.

Kopdes/Kel Merah Putih juga diperbolehkan melakukan kegiatan bisnis sesuai dengan potensi yang dimiliki desanya.

“Terkait pembiayaan Kopdes/Kel Merah Putih, itu tergantung proposal bisnis yang diajukan ke Himbara, BPD, BUMN, dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir,” kata Wamenkop.

Sebagai upaya mensukseskan program Kopdes, Wamenkop mengungkapkan bahwa pihaknya membutuhkan basis data desa dan kelurahan yang riil dan presisi. “Misalnya, data mengenai berapa jumlah penduduk pengguna gas elpiji, atau data jumlah petani dan jumlah lahan yang dimiliki,” kata Wamenkop.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi mengungkapkan bahwa ini momentum tepat untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap koperasi. “Termasuk mengubah stigma buruk koperasi, khususnya di kalangan generasi muda,” kata Bambang.

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pembangunan Kopdes Merah Putih Hadapi Kendala Lahan, Agrinas Harapkan Peran Kemendagri

JAKARTA, Bisnistoday - Proses pelaksanaan pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

Mirae Asset
Ekonomi & Bisnis

IHSG Cetak Rekor Awal 2026, Mirae Asset Tetap Optimistis Tembus 10.500

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali tahun 2026 dengan kinerja...

Ekonomi & Bisnis

Jaga Momentum Miliki Properti, Paramount Land Luncurkan Program Ini!

JAKARTA, Bisnistoday - Memasuki tahun 2026, Menteri Keuangan Purbaya optimistis Indonesia akan...

Bijih Nikel
Ekonomi & Bisnis

KATAM Memastikan Penjualan Bijih Nikel PT WKM Sesuai Aturan

TERNATE, Bisnistoday  – Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) Maluku Utara akhirnya membuka seluruh...