JAKARTA, Bisnistoday – Pengelola jalan tol ruas Cipali dan Tangerang Merak serta beberapa ruas tol Trans Jawa yakni Astra Infra Tollroad mengingatkan pentingnya edukasi persiapan bagi para pemudik sebelum berangkat menuju kampung halaman. Persiapan utama yakni mendapatkan edukasi untuk bekal perjalanan mudik lebaran 2022.
“Untuk memperlancar jalannya arus mudik terutama di jalan tol, perlunya bekal edukasi bagi pemudik. Tidak hanya hanya pengguna tol, tetapi juga peran pemuka agama, tokoh hingga tangkat RT dan RW agar perjalanan mudik tidak dilakukan bersamaan. Beberapa hari ini masih ada kesempatan, mudah-mudahan tetap lancer,” tutur CEO Astra Tollroad, Kris Ade Sudiyono saat kegiatan gathering bersama Kementerian PUPR bersama Badan Usaha Jalan Tol di Jakarta, Selasa (26/4).
Kris Ade menyatakan, seluruh ruas tol yang dikelolanya siap menyambut mudik lebaran 2022. Terpenting, menurut Kris Ade, perlunya untuk mengedukasi masyarakat untuk merencanakan mudik dengan persiapan matang karena bisa saja persoalan non teknis terjadi.
Hal lainnya, lanjut Kris Ade, perlunya kampanye untuk jalur arternatif pemudik, karena jalur utama juga begitu terbatas kapasitas volumennya. “Ada jalan lainnya yang telah disiapkan pemerintah, dan ini merupakan pilihan,” tuturnya.
Demikian juga, lanjut Kris, pemudik tetap waspada dengan informasi yang tidak sesuai dengan keadaan di lapangan seperti informasi kedaluwarsa, yang menyebabkan masyrakat juga keliru memilih waktu berangkat mudik. “Ini semua perlu edukasi dan kesadaran bersama,” terangnya.
Perbaikan Tol Trans Sumatera
Sekretaris Perusahaan PT Waskita Toll Road, Alex Siwu mengutarakan, beberapa ruas jalur trans jawa seperti Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang hingga Batang, berada dibawah pengelolaan Waskita Toll Road. Sejumlah ruas tol tersebut, sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi arus mudik. Demikian juga untuk ruas tol sebagian dari Pasuruan Probolinggo untuk kearah timur Jawa.
“Kami telah siagakan Rest Area, dan termasuk pengelolaan kami seperti Rest Area di bekas pabrik gula yang menjadi favorit pemudik, dan diprediksikan juga lonjakan terjadi dua kali lipat,” ujarnya.
Tidak hanya di ruas Jawa, lanjut Alex untuk ruas trans Sumatera juga sudah selesai diperbaiki. Terutama adanya genangan air hujan, yang dapat membuka ganguan perjalanan. Aspek genangan sudah diperbaiki sebelum lebaran juga telah tuntas. “Transaksi dapat dipercepat dengan jemput transaksi, serta pengecekan kartu Etoll sebelum bertransaksi sehingga terhindar dari gangguan transaksi,” tuturnya.
Jalur Penyeberangan
Sementara, Executive Vice President PT Hutam Karya Tbk, Dwi Ariyono Bayuaji mengatakan, untuk arus mudik melalui Jalan Tol Trans Sumatera relatif lebih terkelola dengan baik, karena arah ke Sumatera akan melintasi lalu lintas penyeberangan di Bakahueni. Sebelum masuk jalan tol trans Sumatera sudah tersaring dengan Kapal PT ASDP (Angkutan Sungai dan Penyeberangan) yang masuk ke Sumatera.
“Hanya saja, yang perlu diwaspadai malah arus sebaliknya dari Suamtera ke Jawa atau arus balik mudik. Kendala utama, terjadi penumpukan kendaraan yang antre ke kapal penyeberangan. Meski begitu, Hutama Karya telah pesiapkan area penampungan di rest area sebelum masuk ke Bakahueni,” tuturnya./



