www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home BURSA & KORPORASI Emiten Produsen Kendaraan Listrik Akan Rights Issue
BURSA & KORPORASIHEADLINE NEWSKorporasi

Emiten Produsen Kendaraan Listrik Akan Rights Issue

RIGHTS ISSUE: Emiten produsen kendaraan listrik Selis akan melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue sebanyak 2 miliar lembar saham dengan nilainominal Rp50 per saham
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Pemegang saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) menyetujui perseroan melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue sebanyak 2 miliar lembar saham dengan nilainominal Rp50 per saham.

Rencana rights issue telah disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang di gelar di Jakarta, Rabu (4/01).

Bersamaan dengan PMHMETD I tersebut, emiten produsen kendaraan listrik Selis itu juga akan menerbitkan maksimal 700 juta Waran Seri I yang diberikan secara cuma-cuma kepada pemegang saham yang melaksanakan PHMETD I.

Dalam keterangan di Jakarta, Kamis (6/01), disebutkan harga per saham pelaksanaan rights issue dan Waran Seri I itu akan ditetapkan dan dicantumkan kemudian di dalam Prospektus PMHMETD I dengan memperhatikan peraturan dan ketentuan yang berlaku sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK).

Setelah mendapatkan restu pemegang saham dalam RUPSLB, perseroan akan mengajukan pernyataan pendaftaran kepada OJK. Sesuai regulasi, pernyataan pendaftaran itu tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal persetujuan RUPSLB 5 Januari 2023.

Direktur Keuangan SLIS, Wilson Ng mengatakan, dana hasil pelaksanaan rights issue, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan sebagai setoran modal kepada anak usaha PT Juara Bike (JB) untuk modal kerja. “Dana hasil Waran Seri I juga akan digunakan sebagai setoran modal kepada JB untuk modal kerja,” ujarnya.

Dalam RUPSLB itu, pemegang saham juga menyetujui perubahan Pasal 4 ayat 2 Anggaran Dasar perseroan sehubungan dengan peningkatan modal ditempatkan dan disetor perseroan dalam rangka Penawaran Umum Terbatas (PUT) PMHMETD I.

Juara Bike saat ini memproduksi kendaraan listik (electric vehicle/EV) roda dua dan roda tiga di Indonesia. Merek Selis kini menempati posisi terdepan dalam kategori kendaraan listrik maupun dalam pencapaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan nilai 53,69 persen, sehingga perseroan meyakini jumlah pelanggan akan terus naik dan berdampak pada pertumbuhan penjualan dan laba.

Wilson menjelaskan, pelaksanaan rights issue akan meningkatkan ekuitas sehingga struktur modal perusahaan juga akan semakin solid. Bagi pemegang saham SLIS yang tak melaksanakan PHMETD I yang dimiliki, akan mengalami dilusi persentase kepemilikan saham maksimal 50 persen.

Direktur Utama SLIS, Edi Hanafiah Kwanto mengatakan, modal kerja JB akan difokuskan untuk menambah produk dan tipe terbaru serta menggejot penjualan. Apalagi tren industri EV akan kian meningkat seiring dengan terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah per 13 September 2022.

“Inpres yang diteken Presiden Joko Widodo ini diharapkan bisa mendorong volume penjualan kendaraan listrik di Tanah Air,” ujar Edi.

Sementara itu, Wilson Ng menambahkan, target kinerja perseroan tahun ini diyakini akan meningkat dari 2022. “Kami optimistis mencapai target baik dari sisi penjualan maupun dari sisi laba bersih,”kata Wilson.

Saat ini laporan keuangan tahunan SLIS belum dirilis, tapi per September 2022 kinerja perseroan impresif dengan penjualan mencapai Rp356,93 miliar, naik 11,13 persen dari periode yang sama 2021 sebesar Rp321,17 miliar.

Penjualan terbanyak yakni komponen elektronik sebesar Rp203,59 miliar, naik 2,23 persen dari sebelumnya Rp199,15 miliar, disusul penjualan sepeda listrik sebesar Rp153,34 miliar, melesat 26 persen dari September 2021 yakni Rp122,02 miliar. Perseroan mampu membukukan laba bersih Rp25,14 miliar, naik 26 persen dari sebelumnya Rp 19,98 miliar.

Wilson Ng mengungkapkan, strategi tahun ini, perseroan akan fokus melakukan publikasi dan penjualan, baik melalui media sosial dan e-commerce, maupun lewat kanal distribusi offline seperti pasar modern dan tradisional, hingga penjualan dengan skema business to consumer (B2C) dan business to government (B2G).

Khusus pemasaran offline, perusahaan akan mengoptimalkan lebih dari 400 titik jaringan penjualan (distributor, gerai pajang, toko ritel, dan point of sales/POS) di Indonesia./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Industri Elektronik
HEADLINE NEWS

Triwulan III-2026, Industri Manufaktur Tumbuh 5,88 Persen

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,88 persen secara tahunan (year-on-year/yoy)...

Pameran SIAL
HEADLINE NEWS

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Bisnis Dan Akses Pasar Global Bagi Industri F&B

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 resmi dibuka hari...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

Potensi Arus Keluar Dana Asing hingga USD 11 Miliar Membayangi Pasar Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai tekanan terhadap pasar...

Kabareskrim
HEADLINE NEWS

Bareskrim Ungkap Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden hingga Tokoh Politik

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap dugaan praktik penyadapan telepon...