www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Perempuan dan Anak Mesti Diutamakan dalam Penanganan Bencana
NASIONAL & POLITIK

Perempuan dan Anak Mesti Diutamakan dalam Penanganan Bencana

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Perempuan, terutama perempuan hamil dan menyusui; anak; penyandang disabilitas; dan lanjut usia merupakan kelompok rentan yang harus diutamakan dalam penanganan bencana. Hal ini sesuai mandat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga melalui keterangan tertulisnya, Jumat (22/1) mengatakan, pemenuhan hak-hak mereka harus diperhatikan karena memiliki kebutuhan khusus dan spesifik.

Bintang mengatakan kepentingan perempuan dan anak harus menjadi perhatian bersama dalam penanggulangan bencana. Karena itu, dalam penanganan warga terdampak bencana longsor di Kabupaten Sumedang, Bintang mengatakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah untuk menyediakan layanan psikologis bagi para pihak, terutama anak-anak yang mengalami trauma.

“Hal itu merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk hadir secara nyata dalam upaya pelindungan perempuan dan anak pada situasi paling sulit sekalipun,” tutur Bintang, usai melakukan kunjungan ke daerah terdampak longsor di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (22/1).

Menurut Bintang, pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan terus bergandeng tangan dan bergotong royong dalam memberikan pelindungan terbaik dalam penanggulangan bencana hingga pascabencana.

Bintang memberi penghargaan atas penanganan cepat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Sumedang di lokasi pengungsian dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

“Penerapan protokol kesehatan harus terus dilakukan, seperti menjaga jarak sebisa mungkin, memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menggunakan hand sanitizer,” katanya.

Hujan dengan intensitas tinggi dan struktur tanah yang labil mengakibatkan longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang pada Sabtu (9/1).

Tanah longsor mengakibatkan sejumlah rumah warga tertimbun, 40 orang meninggal dunia, 25 orang luka-luka, dan 1.119 orang mengungsi./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kepala Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Ferdinan Adinoto memimpin rapat koordinasi bersama Pejabat Pengawas untuk mengevaluasi kinerja dan meningkatkan pelayanan pertanahan.
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kantah Palangka Raya Perkuat Pengawasan Kinerja Internal

PALANGKA RAYA, Bisnistoday.co.id – Kepala Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya, Ferdinan Adinoto,...

Lintas Teknologi Solutions Day 2026 dengan tema “AI Is Ready. Are You Part of It?” di Royale Jakarta Golf Club, Halim Perdanakusuma, pada akhir Oktober lalu, di Jakarta. (dok: PT LTI)
NASIONAL & POLITIK

Lintas Teknologi Solutions Day Orkestrasi Ekosistem AI di Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Lintas Teknologi Indonesia menyelenggarakan Lintas Teknologi Solutions Day...

Pemilihan Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan
NasionalNASIONAL & POLITIK

Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Bikin PWI Lampung Kian Solid

LAMPUNG, Bisnistoday.co.id - Kontestasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung memasuki babak penting....

Kementerian ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Uunk Din Parunggi Naik Jadi Kepala Biro Humas ATR BPN

JAKARTA, Bisnistoday – Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP., mendapat amanah baru...