www.bisnistoday.co.id
Selasa , 16 Juli 2024
Home NASIONAL & POLITIK Perempuan dan Anak Mesti Diutamakan dalam Penanganan Bencana
NASIONAL & POLITIK

Perempuan dan Anak Mesti Diutamakan dalam Penanganan Bencana

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Perempuan, terutama perempuan hamil dan menyusui; anak; penyandang disabilitas; dan lanjut usia merupakan kelompok rentan yang harus diutamakan dalam penanganan bencana. Hal ini sesuai mandat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga melalui keterangan tertulisnya, Jumat (22/1) mengatakan, pemenuhan hak-hak mereka harus diperhatikan karena memiliki kebutuhan khusus dan spesifik.

Bintang mengatakan kepentingan perempuan dan anak harus menjadi perhatian bersama dalam penanggulangan bencana. Karena itu, dalam penanganan warga terdampak bencana longsor di Kabupaten Sumedang, Bintang mengatakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah untuk menyediakan layanan psikologis bagi para pihak, terutama anak-anak yang mengalami trauma.

“Hal itu merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk hadir secara nyata dalam upaya pelindungan perempuan dan anak pada situasi paling sulit sekalipun,” tutur Bintang, usai melakukan kunjungan ke daerah terdampak longsor di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (22/1).

Menurut Bintang, pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan terus bergandeng tangan dan bergotong royong dalam memberikan pelindungan terbaik dalam penanggulangan bencana hingga pascabencana.

Bintang memberi penghargaan atas penanganan cepat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Sumedang di lokasi pengungsian dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

“Penerapan protokol kesehatan harus terus dilakukan, seperti menjaga jarak sebisa mungkin, memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menggunakan hand sanitizer,” katanya.

Hujan dengan intensitas tinggi dan struktur tanah yang labil mengakibatkan longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang pada Sabtu (9/1).

Tanah longsor mengakibatkan sejumlah rumah warga tertimbun, 40 orang meninggal dunia, 25 orang luka-luka, dan 1.119 orang mengungsi./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Happy Anniversary Bisnistoday.co.id

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

NASIONAL & POLITIK

Curhatan Relawan Anies di “Tembok Harapan” AMIN

JAKARTA,Bisnistoday-Relawan calon presiden nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan di Jakarta Utara,...

NASIONAL & POLITIK

Ini Jadwal Kampanye Perdana Anies Baswedan

JAKARTA,Bisnistoday-- Calon presiden Anies Baswedan memulai kampanye perdana untuk Pemilu Presiden (Pilpres)...

HEADLINE NEWSNASIONAL & POLITIK

Jokowi Sebut Milenial dan Gen-Z Calon Pemimpin Masa Depan, Kode Buat Gibran?

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Jokowi mengatakan jika generasi milenial dan Gen Z...

NASIONAL & POLITIK

Firli Bahuri Diperiksa Tiga Jam oleh Dewas KPK

JAKARTA,Bisnistoday-Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menjalani klarifikasi selama tiga jam...