SEMARANG, Bisnistoday – Kereta Api Brantas tujuan Jakarta-Blitar menabrak sebuah truk di perlintasan sebidang Jalan Madukoro, Semarang Barat, Selasa malam (18/7). Berdasarkan informasi awal, truk trailer mogok saat melintas di atas rel.
KA menabrak bagian kepala truk trailer yang melintas dari arah utara ke selaran. “Posisi truk tiba-tiba mogok, tidak menerobos perlintasan,” kata seorang saksi mata dilokasi kejadian.
Menurut dia, sopir dan kernet truk, sudah berupaya meminta tolong, namun tidak sempat hingga terjadi kecelakaan. “Sempat terjadi ledakan saat lokomotif kereta menabrak kepala truk,” katanya.
Bagian kepala dan ekor gandengan truk terjepit di mulut jembatan rel Jembatan Kanal Banjir Barat Semarang itu.
Salah seorang penumpang bernama Dimas (25) mengaku tidak tahu kejadian pasti tabrakan. “Hanya terdengar benturan kemudian kereta berhenti,” kata penumpang tujuan Blitar itu.
Kepala Daop IV Semarang, Wisnu Pramudyo mengatakan bahwa pihaknya bersama pihak kepolisian telah mengevakuasi truk dan gerbong KA. Gerbong ditarik ke Stasiun Jrakah sambil menunggu jalur bersih untuk kembali melanjutkan perjalanan.
“Untuk penumpang, ditawarkan jika akan melanjutkan dengan moda transportasi lain, kami sediakan,” katanya.
Tak Ada Korban Jiwa
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Semarang Komisaris Besar Polisi Irwan Anwar menyebut tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. “Korban jiwa tidak ada, hanya ada satu penumpang yang tadi dilaporkan terluka,” katanya.
Menurut dia, penumpang tersebut mengalami luka-luka akibat terjatuh saat akan keluar dari gerbong usai kejadian.
Sementara sopir dan kernet truk dilaporkan selamat setelah berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum kendaraannya tertabrak kereta.
Kapolrestabes menjelaskan truk trailer itu mengalami mogok mesin saat melintas di atas rel. Sopir dan kernet truk sudah berupaya meminta bantuan, namun tidak sempat hingga terjadi kecelakaan. “kami pastikan truk trailer tersebut tidak menerobos pintu perlintasan,” tambahnya.
Hal tersebut juga dibenarkan Kepala Daerah Operasi 4 Semarang Wisnu Pramudyo. “Masinis dan asisten masinis dilaporkan selamat dalam kejadian itu,” katanya./



