JAKARTA, Bisnistoday – PT Astra International Tbk (Astra) berhasil mencetak laba bersih Rp32,7 triliun tahun buku 2025. Dari jumlah laba bersih tersebut, Astra membagikan deviden sebesar Rp15,6 triliun atau Rp390 per saham.
Capaian tersebut disampaikan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026 (RUPST) Astra, ynag digelar pada Kamis, (23/4) di Jakarta. RUPST menyetujui dan menerima baik laporan Tahunan untuk tahun buku 2025 serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak Tahun Buku 2025.
Deviden dibagikan sebesar Rp15,6 triliun sebagai deviden tunai, termasuk di dalamnya deviden interim sebesar Rp98 per saham atau sebesar Rp3,9 triliun.
“Dengan demikian, Rp292 per saham dibayarkan pada tanggal 25 Mei 2026 kepada pemegang saham perseroan,” demikian disampaikan dalam siaran.
Sisanya minimum sebesar Rp17,1 triliun dibukukan sebagai laba ditahan Perseroan. Jumlah total yang sebenarnya, akan bergantung pada total dividen tunai yang dibagikan kepada pemegang saham.
Disampaikan juga, adanya program pembelian kembali saham (shares buyback) Perseroan yang sedang berlangsung, jumlah total dividen tunai yang dibagikan akan bergantung pada jumlah total saham yang berhak menerima dividen RUP(berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan pada Recording Date Dividen.
RUPST memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan pembagian dividen tersebut dan untuk melakukan semua tindakan yang diperlukan serta memperhatikan ketentuan-ketentuan pajak, Bursa Efek Indonesia dan ketentuan pasar modal lainnya yang berlaku.



