www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 2 Mei 2026
Home EKONOMI 2020, BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,6 Triliun
EKONOMIPerbankan & Asuransi

2020, BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,6 Triliun

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Laba bersih PT Bank Tabungan Negara Tbk pada tahun 2020 mencapai Rp 1,6 triliun, atau naik 665,71 persen (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya Rp209 miliar. Peningkatan laba bersih ditopang oleh lima strategi utama perseroan yang digelar selama 2020.

Selain itu, sektor perumahan juga menjadi penopang suburnya pundi-pundi laba BTN karena bergerak positif di tengah koreksi pertumbuhan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Dengan strategi tersebut membuktikan kami tidak hanya bisa memperbaiki kinerja bisnis tapi juga bertahan di tengah tekanan akibat pandemi. Tahun ini, kami optimistis dengan strategi tersebut beserta potensi di sektor properti, Bank BTN akan mencetak laba bersih yang terus melaju positif,” kata Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu saat jumpa pers di Jakarta, Senin (15/2).

Baca juga : BTN Percepat Pembiayaan Rumah Bersubsidi

Nixon memaparkan, lima strategi yang dilakukan perseroan antara lain memaksimalkan penerapan good corporate governance (GCG), sentralisasi proses bisnis, penguatan permodalan dan pendanaan. Selain itu, perseroan juga akan meningkatkan kualitas kredit dan menggenjot efisiensi.

Dalam laporan keuangan emiten berkode saham BBTN tersebut, laba bersih perseroan ditopang pendapatan bunga sebesar Rp25,16 triliun pada kuartal IV 2020. Pendapatan bunga tersebut disumbang oleh penyaluran kredit yang tetap bertumbuh meski berada di bawah tekanan pandemi.

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi dengan pertumbuhan sebesar 8,63 persen (yoy) menjadi Rp120,72 triliun per kuartal IV 2020 menjadi penopang utama pertumbuhan kredit di BTN. Dengan catatan positif KPR subsidi tersebut, membuat kredit perumahan BTN secara total naik sebesar 2,29 persen (yoy) menjadi Rp234,78 triliun per kuartal IV 2020.

Di segmen kredit nonperumahan, BBTN tercatat telah menyalurkan kredit senilai Rp25,32 triliun. Kinerja penyaluran tersebut ditopang oleh kredit korporasi dan kredit konsumer yang naik masing-masing sebesar 77,81 persen dan 4,55 persen menjadi Rp11,94 triliun dan Rp5,11 triliun per 31 Desember 2020. Dengan total penyaluran tersebut, kredit Bank BTN tercatat mencapai Rp260,11 triliun atau naik 1,68 persen (yoy) pada kuartal IV 2020 dari Rp255,82 triliun di kuartal IV 2019.

Kualitas kredit bank yang menginjak usia 71 tahun pada 9 Februari lalu itu juga mencatatkan tren membaik. Per 31 Desember 2020, Non Performing Loan (NPL) net Bank BTN tercatat sebesar 2,06 persen atau turun 90 bps dari 2,96 persen di periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, rasio coverage Bank BTN juga meningkat mencapai lebih dari dua kali lipat sebagai antisipasi penurunan kualitas kredit akibat pandemi Covid-19. Pada kuartal IV 2020, rasio coverage Bank BTN tercatat sebesar 115,02 persen atau melonjak dari 50,01 persen pada kuartal IV 2019.

Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BTN menguat dengan Cost of Fund (CoF) yang membaik. DPK bank spesialis pembiayaan perumahan tersebut mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 23,84 persen (yoy) dari Rp225,4 triliun pada kuartal IV 2019 menjadi Rp279,13 triliun di periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan DPK Bank BTN didominasi oleh kenaikan giro sebesar 38,24 persen menjadi Rp72,04 triliun per kuartal IV 2020. Dengan peningkatan DPK tersebut, loan to deposit ratio (LDR) BTN pun terus turun ke level 93,19 persen pada kuartal IV 2020 dari 113,5 persen di kuartal IV 2019. CoF perseroan juga terus mencatatkan penurunan menjadi 4,79 persen pada kuartal IV 2020 dari 5,68 persen pada kuartal IV 2019.

Permodalan Bank BTN juga makin tebal dengan penerbitan Junior Global Bond yang diterbitkan pada awal 2020. Capital Adequacy Ratio (CAR) perseroan per kuartal IV 2020 tercatat naik 202 bps menjadi 19,34 persen. Dengan peningkatan di seluruh lini bisnis tersebut, aset Bank BTN tumbuh 15,85 persen (yoy) menjadi Rp361,20 triliun pada kuartal IV 2020. Posisi tersebut naik dari Rp311,77 triliun pada kuartal IV 2019./


Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Robot (Ilustrasi/unsplash/alex knight
EKONOMIOtomotif & Tekno

Konvergensi Teknologi Kunci Kemajuan di Masa Depan

JAKARTA, Bisnistoday – Di masa depan, kemampuan bersaing suatu negara atau perusahaan...

Kilang Minyak (Ilustrasi/Umsplash/maksym kaharlytsky)
EKONOMIEnergiGLOBALKawasan Global

UEA Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya pada Harga Minyak?

JAKARTA, Bisnistoday - Konflik di Timur Tengah telah berdampak pada organisasi negara-negara...

Rapat AASI
Perbankan & Asuransi

Rapat Anggota AASI 2026, Perkuat Arah Transformasi Industri Asuransi Syariah

JAKARTA, Bisnistoday  – Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) kembali menyelenggarakan Rapat Anggota...

Ketum AASI
Perbankan & Asuransi

Fauzi Arfan Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum AASI 2026–2029

JAKARTA, Bisnistoday – Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) memilih dan menetapkan Fauzi...