JAKARTA, Bisnistoday – Presiden Jokowi berupaya memperkokoh solidaritas serta kerja sama lebih erat di berbagai bidang bersama negara-neraga kawasan Afrika. Hal ini menjadi tujuan penting dalam lawatan Presiden Jokowi di bebera negara di Afrika.
“Indonesia juga berperan penting dalam melahirkan Gerakan Non-Blok saat itu dan spirit Bandung inilah yang akan saya bawa dalam kunjungan ke Afrika dengan memperkokoh solidaritas dan kerja sama di antara negara-negara the global south,” ujar Presiden Jokowi kepada media di Jakarta, kemarin.
“Kami akan berkunjung ke 4 negara yaitu ke Kenya, Tanzania, Mozambik, dan Afrika Selatan. Dan, ini merupakan kunjungan pertama saya sebagai Presiden ke kawasan Afrika,” ujarnya.
Menurutnya, Indonesia dan Afrika memiliki hubungan historis yang panjang karena Indonesia adalah penggagas dan tuan rumah Konferensi Asia-Afrika di tahun 1955.
Kenya dan Tanzania telah membuka kedutaan besar-nya di Jakarta tahun yang lalu. Ini merupakan komitmen kedua negara tersebut untuk terus memperkuat kerja sama dengan Indonesia.
Dan, Mozambik adalah negara Afrika pertama dimana Indonesia memiliki PTA (Preferential Trade Agreement). Dan, untuk Afrika Selatan, Indonesia di undang dalam KTT BRICS. Dan, tentunya di sela-sela KTT BRICS akan dilakukan berbagai pertemuan bilateral dengan kepala-kepala negara yang lainnya.
Tiba di Kenya
Presiden Joko Widodo tiba di Bandar Udara Internasional Jomo Kenyatta Nairobi, Republik Kenya, sekira pukul 15.15 waktu setempat (WS) atau 19.15 WIB, pada Minggu (20/8). Presiden Jokowi disambut Duta Besar RI untuk Republik Kenya Mohamad Hery Saripudin beserta istri dan Atase Pertahanan RI di Pretoria Kol. Mar. Burhanudin beserta istri.
Dari pihak Kenya, turut menyambut Presiden Jokowi yaitu Menteri Luar Negeri Republik Kenya Alfred Mutua dan Menteri Pertambangan, Ekonomi Biru, dan Kemaritiman Republik Kenya Salim Mvurya selaku Escort of Honour.
Di Kenya, Presiden Jokowi diagendakan bertemu dengan Presiden Republik Kenya William Ruto untuk menggelar pertemuan bilateral guna meningkatkan hubungan kerja sama antar kedua negara./Setpres



