www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 19 September 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Kereta Cepat Whoosh Beroperasi Komersial
Ekonomi & Bisnis

Kereta Cepat Whoosh Beroperasi Komersial

KERETA CEPAT : Kereta Cepat Jakarta Bandung bersandar di jalur rel usai uji coba, di Bandung.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Untuk mendukung konektivitas Kereta Cepat Whoosh yang mulai beroperasi secara komersial per Rabu (18/10), KAI menyediakan layanan Kereta Api Feeder yang berhenti di Stasiun Padalarang, Stasiun Cimahi, dan Stasiun Bandung.

Pelanggan Kereta Cepat Whoosh dapat menikmati KA Feeder ini dengan tarif gratis (bundling dengan tarif Kereta Cepat Whoosh seharga Rp300.000).

“Hadirnya KA Feeder dengan waktu tempuh 19 menit dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung atau sebaliknya, akan mempermudah konektivitas masyarakat untuk menuju stasiun Kereta Cepat Whoosh melalui sistem transportasi yang bebas kemacetan dan tepat waktu,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Berikut Jadwal KA Feeder Bandung – Padalarang:
– Berangkat dari Bandung pkl 06.22, tiba di Padalarang pkl 06.41
– Berangkat dari Bandung pkl 08.27, tiba di Padalarang pkl 08.46
– Berangkat dari Bandung pkl 10.02, tiba di Padalarang pkl 10.21
– Berangkat dari Bandung pkl 12.42, tiba di Padalarang pkl 13.01
– Berangkat dari Bandung pkl 15.17, tiba di Padalarang pkl 15.36
– Berangkat dari Bandung pkl 17.17, tiba di Padalarang pkl 17.36
– Berangkat dari Bandung pkl 18.32, tiba di Padalarang pkl 18.51

Berikut Jadwal KA Feeder Padalarang – Bandung:
– Berangkat dari Padalarang pkl 07.20, tiba di Bandung pkl 07.39
– Berangkat dari Padalarang pkl 09.25, tiba di Bandung pkl 09.44
– Berangkat dari Padalarang pkl 11.00, tiba di Bandung pkl 11.19
– Berangkat dari Padalarang pkl 13.40, tiba di Bandung pkl 13.59
– Berangkat dari Padalarang pkl 16.15, tiba di Bandung pkl 16.34
– Berangkat dari Padalarang pkl 18.15, tiba di Bandung pkl 18.34
– Berangkat dari Padalarang pkl 19.30, tiba di Bandung pkl 19.49

Saat ini jumlah perjalanan yang disiapkan pada tahap awal sebanyak 14 perjalanan pergi-pulang setiap harinya. Namun, ke depan jumlah perjalanan KA Feeder tersebut akan menyesuaikan dengan jumlah perjalanan Kereta Cepat Whoosh.

“Dengan menggunakan layanan kereta api cepat yang sudah terkoneksi tersebut, maka total waktu yang dibutuhkan antara pusat Kota Bandung dan Jakarta kurang lebih 1 jam. KAI memastikan bahwa perjalanan KA Feeder beroperasi tepat waktu seperti layanan KAI yang sudah ada saat ini,” kata Joni.

Satu rangkaian KA Feeder terdiri dari 4 unit kereta dengan daya kapasitas maksimum sebanyak 393 penumpang. Untuk menampung penumpang lebih banyak, KAI dapat merangkaikan 2 KA Feeder menjadi 1 rangkaian sehingga kapasitasnya bertambah 2 kali lipat. KA Feeder dilengkapi dengan fasilitas rak bagasi dan toilet guna menambah kenyamanan pelanggan.

KAI memastikan bahwa perpindahan antar moda, antar peron, ketersediaan ruang tunggu, dan fasilitas yang disediakan untuk pelanggan dibuat senyaman dan semudah mungkin.

Hal ini adalah salah satu upaya KAI dalam menumbuhkan minat masyarakat untuk beralih ke transportasi umum melalui layanan kereta api yang saling terkoneksi dan terintegrasi.

“Hadirnya KA Feeder ini diharapkan menjadi daya tarik masyarakat untuk menggunakan Kereta Cepat Whoosh yang merupakan kereta cepat pertama di Asia Tenggara,” tutur Joni./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Hadirkan Coaching Clinic Pembiayaan di Borobudur Expo 2026 

MAGELANG, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menghadirkan layanan Coaching...

Ekonomi & Bisnis

Ekonom UNISBA: Listrik Stabil Jadi Fondasi Operasional Bisnis dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

BANDUNG, Bisnistoday  - Ketersediaan listrik yang stabil menjadi salah satu faktor penting...

Menperin
Ekonomi & Bisnis

Industrial Festival 2026 Menjadi Wadah Edukasi, Kolaborasi, dan Eksplorasi industri 

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perindustrian menyelenggarakan Industrial Festival 2026 sebagai wadah edukasi,...

Kemendag
Ekonomi & Bisnis

Pagu Anggaran Kemendag 2027 Mendapat Persetujuan Komisi VI DPR RI

JAKARTA, Bisnistoday - Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang menyetujui...