www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 25 April 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Mendag Pantau Harga di Pasar Tanjungsari Sumedang
Ekonomi Rakyat

Mendag Pantau Harga di Pasar Tanjungsari Sumedang

MENTERI PERDAGANGAN, Zulkifli Hasan kunjungi pasar di Sumedang./
Social Media

SUMEDANG, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat secara umum stabil menjelang Natal dan Tahun Baru 2024. Selain itu, pasokannya banyak dan siap untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru 2024.

Hal tersebut diungkapkan Mendag Zulkifli Hasan saat melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bapok di Pasar Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, hari ini Rabu, (13/12).

Turut hadir pada kegiatan tersebut yaitu Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Sumedang Agus Kori. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim.

“Secara umum harga bapok di Pasar Tanjungsari, Sumedang menjelang Natal dan Tahun Baru terpantau stabil dan cenderung turun, serta pasokan aman. Beras cukup, ayam cukup, telur lebih, semua cukup, dan minyak banyak,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Dibandingkan minggu lalu, sejumlah harga komoditas bapok di Pasar Tanjungsari terpantau stabil yaitu beras medium Rp13.000—Rp14.000/kg, beras premium Rp14.500—Rp15.000/kg, gula pasir Rp17.000/kg, minyak goreng curah Rp13.500/lt, minyak goreng kemasan Rp18.000/lt.

Sedangkan, harga minyak kita Rp14.000/lt, tepung terigu Rp11.000/kg, daging sapi Rp140.000/kg, daging ayam ras Rp34.000/kg, telur ayam ras Rp27.500/kg, cabai merah besar Rp120.000/kg, bawang merah besar Rp120.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, serta bawang putih honan Rp35.000/kg.

Hanya cabai merah keriting yang mengalami naik 9,09 persen dari Rp110.000/kg, menjadi Rp120.000/kg dan cabai rawit merah naik 20 persen dari Rp100.000/kg menjadi Rp120.000/kg.

“Kenaikan harga cabai dipengaruhi oleh iklim. Hasil panennya tidak lebih banyak dari kebutuhan jadi mengalami kenaikan. Harga cabai bisa disubsidi pemerintah daerah biaya transportasinya dengan dana belanja tak terduga (BTT) agar harganya bisa tidak lebih dari Rp96.000/kg,” papar Mendag Zulkifli Hasan./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Direktur Aset PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Agung Setya Imam Effendi (dok: PTPN)
EKONOMIEkonomi Rakyat

PTPN Group Perkuat Tata Kelola Optimalisasi Aset

BOGOR, Bisnistoday  –  PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagai Holding Perkebunan menegaskan...

Antisipasi Kemarau
EKONOMIEkonomi Rakyat

Antisipasi Musim Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla

JAKARTA-Bisnistoday: Potensi anomali cuaca sekecil apa pun tetap memerlukan langkah antisipatif. Hal...

Ekonomi Rakyat

RAT 2025, Koperasi Kana Catatkan Lonjakan

SURABAYA, Bisnistoday - Koperasi Konsumen Kana sukses menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT)...

Ekonomi Rakyat

Rest Area 260 B Eks Pabrik Gula Pemburu Berkah

BREBES, Bisnistoday - Mudik lebaran selalu jadi momentum yang ditunggu-tunggu para perantau...