www.bisnistoday.co.id
Senin , 27 Juli 2026
Home EKONOMI Program Kotaku Hapus Kekumuhan Sebagian Wajah Kota Malang
EKONOMI

Program Kotaku Hapus Kekumuhan Sebagian Wajah Kota Malang

Social Media

MALANG,Bisnistoday- Kementerian PUPR mengimplementasikan program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) di Kelurahan Kauman, Kota Malang, Jawa Timur. KOTAKU merupakan program untuk mendukung RPJM (Rencana Program Jangka Menengah) pemerintah yakni 100-0-100 mencakup target 100 persen air bersih, nol persen permukiman kumuh serta 100 persen penyediaan sanitasi yang layak.

“Untuk di Kota Malang, ada dua lokasi di Kauman, ini untuk lebih orientasi kepada kawasan heritage (pelestarian budaya).Program Kotaku ini untuk mendukung program RPJM pemerintah,” ungkap Muhammad Reva, BPPW Jawa Timur,  Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah, Kementerian PUPR, saat mengujungi kawasan proyek Kotaku di Kota Malang, Kamis (8/4).

Reva mengatakan program Kotaku di Kauman tidak hanya menonjolkan aspek heritage, tetapi memang punya potensi kontribusi wisata daerah. Seperti diketahui, kekumuhan memiliki indikator tujuh aspek diantaranya, kondisi jalan, penyediaan air besih, penataan bangunan, fasilitas kebakaran, sanitasi serta drainase. “Untuk Kauman, hampir semua indikator tersebut dipenuhi secara komprehensif,” tuturnya.

Baca juga : KemenPUPR: Program Padat Karya Tunai Hampir Habis Terserap

Menurutnya, untuk program Kotaku di Kota Malang ini melibatkan sekitar 3.000 KK. Kedua kawasan tersebut dengan luas sekitar 24 hektare. “Syukurlah, proyek di Kauman ini dikerjakan skema multiyear contract dari tahun 2020 dan telah diselesaikan pada April 2021,” ujarnya.

Sementara, Ketua RW IX, Kel.Kauman, Kec.Klojen, Kota Malang,  Edi Hermanto mengatakan, untuk wilayah Kauman kawasannya sekitar 600 KK.  Ia mengaku senang dengan program Kotaku karena dapat menarik minat wisata di daerahnya serta Kota Malang pada umumnya. Menurutnya, kawasan Kauman sebagai kawasan heritage, ada juga dengan rumah yang masih berdiri sampai sekarang yang dibangun sejak tahun 1870 silam.

“Aksesnya semakin baik, kawasan perumahan menjadi tidak terlihat kumuh lagi. Kami merasa senang dengan program Kotaku ini,” tuturnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop dan Menbud Canangkan Revitalisasi Kawasan Tugu Koperasi Tasikmalaya

TASIKMALAYA, Bisnistoday – Kawasan Tugu Koperasi di Tasikmalaya, yang merupakan bangunan bersejarah...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Agrinas Palma Jajaki Kerja Sama dengan Ashok Leyland Untuk Kendaraan Perkebunan

JAKARTA, Bisnistoday - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menerima kunjungan perusahaan otomotif...

Presiden AS Donald J Trump.
EKONOMIKawasan Global

Trump akan Terapkan Tarif Baru pada Lebih dari 80 Negara

JAKARTA, Bisnistoday – Amerika Serikat akan mengenakan tarif antara 10% atau 12,5%...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Pastikan Arah Penguatan Koperasi Saat Dialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

PAMEKASAN, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan arahan sekaligus berdialog...