www.bisnistoday.co.id
Rabu , 23 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Kalah Pilpres, Ini yang Dilakukan Ganjar-Mahfud!
Politik & Keamanan

Kalah Pilpres, Ini yang Dilakukan Ganjar-Mahfud!

PASANGAN CAPRES CAWAPRES, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, di Jakarta./ant/
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pemilihan Presiden dan Wakil Presien (Pilpres) 2024 telah usai setelah Mahkamah Konstitusi menyatakan menolak seluruh gugatan sengketa Pilpres 2024.

Berkaitan dengan itu, Ganjar Pranowo juga mendeklarasikan diri sebagai oposisi pemerintah. Ganjar menyebut tidak akan masuk ke pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Saya declare pertama, saya tidak akan bergabung di pemerintahan ini, tapi saya sangat menghormati pemerintahan ini,” kata Ganjar di acara halal bihalal Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, di Jalan Teuku Umar 9, Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini mengatakan, dirinya akan melalukan kontrol terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran dengan cara mengkritik lewat parlemen.

“Sehingga moralitas politiknya ada, cara berpolitik yang benar musti naik kelas, dan semua sama-sama terhormat, tidak perlu saling mencibir karena mencibir kita yang paling benar adalah di jalur yang pas, apa itu? Jalur parlemen. Itulah cara yang paling bagus. Kita bisa melakukan tindakan-tindakan yang pas untuk melakukan suatu kontrol,” papar Ganjar.

Sementara itu, Mahfud MD menyatakan akan kembali mengajar di kampus usai kalah di Pilpres 2024.

“Saya kembali ke kampus dan tentu terutama meluruskan cara kita berhukum. Cara kita berhukum saat ini sedang agak rusak. Ketika membuat UU (Undang Undang) lalu diselerakan dengan selera-selera elite yang punya kepentingan jangka pendek,” uajr Mahfud, terpisah.

Mahfud menyatakan, suasana politik di Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Dia juga menyinggung wacana Prabowo yang akan menambah jumlah kementerian.

“Sekarang ini kita berpolitik agak kurang bagus loh. Kalau ada kegiatan politik, lalu bagi-bagi jabatan, jumlah jabatan tidak penting ditambah dan macam-macam lah. Nanti setiap ada pemilu jabatan-jabatan setingkat menteri bertambah, itu lima kali pemilu, sudah, negara ini sudah banyak sekali menterinya,” terangnya.

“Ya sudah, lah, menang, ya menang, lakukan sesuai dengan kembali ke yang profesional. Saya akan mengawal di bidang hukum,” tandasnya.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra saat memberikan kuliah padaB.J. Habibie Memorial Lecture 2026 . (Adi/Bisnistoday)
Politik & Keamanan

Yusril Ajak Baca kembali Pemikiran Natsir dan Cita-Cita Habibie

JAKARTA, Bisnistoday— Masa depan Indonesia tidak cukup dibangun hanya dengan kekuatan ilmu...

Politik & Keamanan

Polda Metro Jaya Sebar Dua Sketsa Wajah Terduga Pelaku Kasus Kematian BS

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru penyidikan kasus kematian BS,...

Partai Gelora
Politik & Keamanan

Revisi UU Pemilu Untuk Permudah Prosedur dan Mekanisme Pemilu

JAKARTA, Bisnistoday -Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Siidik...

Diskusi Paramadina
HEADLINE NEWSPolitik & Keamanan

Politik Kekuasaan Hanya Melahirkan Pejabat Yang Loyal Ketimbang Kompetensi

JAKARTA, Bisnistoday – Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof....