www.bisnistoday.co.id
Jumat , 21 Agustus 2026
Home HEADLINE NEWS Proyek Car Terminal dan Container Terminal di Pelabuhan Patimban Rampung Oktober 2025
HEADLINE NEWS

Proyek Car Terminal dan Container Terminal di Pelabuhan Patimban Rampung Oktober 2025

Menhub Dudy pantau proyek Pelabuhan Patimban.
PROYEK Pelabuhan Patimban./
Social Media

SUBANG, Bisnistoday – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan proyek pengembangan Pelabuhan Patimban fase I-2 yang meliputi Car Terminal (paket 5) dan Container Terminal (paket 6), rampung pada Oktober 2025 mendatang. Sekarang ini, progress pembangunan telah mencapai 78,9%.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menhub Dudy pada Sabtu (26/4) di Subang, saat memantau pelaksanaan proyek Pelabuhan Patimban. Menhub Dudy memastikan progres pembangunan di kedua area tersebut berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.

“Secara garis besar, progres pembangunan Car Terminal dan Container Terminal di Pelabuhan Patimban sudah berjalan dengan baik. Saya berharap pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga mampu meningkatkan kapasitas di pelabuhan serta yang terpenting, mampu meningkatkan daya saing logistik secara nasional,” ujar Menhub Dudy.

Menhub Dudy menjelaskan hingga saat ini progres pembangunan Car Terminal sudah menyentuh angka 78,90 persen, ditargetkan akan rampung pada 28 Oktober 2025. Sementara progres pembangunan Container Terminal sudah menyentuh angka 73,87 persen, ditargetkan akan rampung pada 3 November 2025.

Pembangunan Car Terminal paket 5 merupakan lanjutan pengembangan areal terminal kendaraan paket 1 yang saat ini telah beroperasi. Dengan terbangunnya dermaga kendaraan paket 5, maka kapasitas terminal kendaraan nantinya akan meningkat dari 218.000 completely build up (CBU) menjadi 600.000 CBU. Adapun kapasitas terminal peti kemas akan meningkat dari 250.000 TEUs jadi 1,9 juta TEUs.

Menhub Dudy menambahkan kegiatan ekspor-impor kendaraan di Pelabuhan Patimban telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik dari tahun ke tahun. Tujuan ekspor kendaraan terbesar ada di sejumlah negara seperti Filipina, Brunei Darussalam, dan Jepang, sementara negara pengimpor kendaraan terbesar adalah Jepang, Malaysia, China, serta Thailand.

“Hadirnya Pelabuhan Patimban adalah upaya Pemerintah untuk menyeimbangkan arus logistik antara wilayah Indonesia bagian Barat, Tengah, dan Timur. Ini penting untuk mendorong terwujudnya pemerataan pembangunan dan perekonomian di tanah air. Selain itu, kehadiran pelabuhan ini juga menjadi simpul dari kegiatan ekspor-impor otomotif dari sejumlah kawasan industri di wilayah Jawa Barat,” ungkap Menhub Dudy.

Ke depan, Menhub Dudy mengajak para pelaku bisnis untuk berpartisipasi dan melakukan kegiatan usaha di Pelabuhan Patimban. Kebijakan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah tidak akan bisa tercapai, tanpa adanya peran dan dukungan dari para pelaku bisnis.  “Semoga Pelabuhan Patimban dapat memantik potensi bisnis di kawasan Jawa Barat dan sekitarnya,” papar Menhub Dudy./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mendag Busan
HEADLINE NEWS

Mendag Busan Gelar CEO Gathering TEI di Solo, Ajak Pelaku Usaha Dongkrak Ekspor di Trade Expo Indonesia ke-41

SOLO, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Budi Santoso mengumpulkan para pelaku usaha dalam...

Gas Elpiji
EnergiHEADLINE NEWS

Pemerintah Diminta Perbaiki Kebijakan Subsidi dan Transisi Energi

JAKARTA, Bisnistoday – Ruang fiskal yang kian menyempit memaksa Indonesia berhadapan dengan...

Logo BI
HEADLINE NEWS

Bank Indonesia Diperkirakan Masih Pertahankan BI Rate

JAKARTA, Bisnistoday – Pakar perbankan memperkirakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia...

Motor Listrik
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Industri Kecil dan Menengah Terbuka Peluang Jadi Pemasok Motor Listrik Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah mendorong keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) dalam...