www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 13 Juni 2026
Home EKONOMI Lindungi Komoditas Pertanian Lokal, Kementan Minta Varietas Lokal Salak Karangasem Didaftarkan
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Lindungi Komoditas Pertanian Lokal, Kementan Minta Varietas Lokal Salak Karangasem Didaftarkan

Salak Karangasem
VARIETAS Unggulan lokal Salak Khas Karangasem
Social Media

BALI, Bisnistoday – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) mendorong percepatan pendaftaran 12 varietas lokal salak khas Karangasem. Langkah ini dilakukan untuk memberikan perlindungan hukum sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan Bali tersebut.

Kegiatan pendampingan teknis yang berlangsung di Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem (9/9), merupakan tindak lanjut dari program Optimalisasi Pengelolaan Varietas Tanaman di Denpasar sehari sebelumnya. Fokus utama adalah mempercepat pendaftaran ke-12 varietas agar segera mendapat pengakuan resmi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, I Made Sugiartha, menyebut pendaftaran varietas lokal ini tidak hanya bermanfaat bagi perlindungan plasma nutfah, tetapi juga untuk mendukung pengembangan agrowisata.

“Melalui pendaftaran varietas tanaman ini, kami ingin mengangkat potensi Desa Sibetan sebagai pusat keanekaragaman salak, sekaligus mendorong pelestarian budaya bertani yang telah diwariskan turun-temurun,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat PVTPP, Leli Nuryati, menegaskan bahwa percepatan pendaftaran menjadi penting untuk mendukung Karangasem dalam ajang internasional.

“Kami berharap proses pendaftaran ini dapat dilakukan akselerasi, sehingga saat mendapatkan GIAHS dari FAO, 12 varietas salak ini sudah resmi terdaftar dan menjadi milik Kabupaten Karangasem,” jelasnya.

Menurut Leli, pengakuan resmi tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga memperkuat daya saing, membuka peluang ekonomi baru, serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Keanekaragaman Salak Karangasem

Hingga kini, Bali telah mendaftarkan 68 varietas tanaman lokal ke PVTPP, mulai dari padi, durian, manggis, hingga tanaman hias. Dari Karangasem, terdapat 12 varietas salak yang sedang dalam proses pendaftaran, yaitu: Salak Ketewel, Salak Manas, Salak Barak, Salak Mesui, Salak Penyalin, Salak Layu, Salak Nyuh, Salak Toris, Salak Maya, Salak Gondok, Salak Pada, dan Salak Muani.

Keanekaragaman ini menjadi daya tarik tersendiri. Misalnya, Salak Barak dengan daging buah merah, Salak Gondokberukuran besar dan berair, serta Salak Ketewel yang memiliki aroma khas mirip nangka. Ada pula varietas unik seperti Salak Layu yang kini hanya tersisa dua pohon, serta Salak Muani yang hanya menghasilkan bunga jantan.

Target Sebelum Ajang GIAHS FAO

PVTPP menargetkan ke-12 varietas tersebut sudah resmi terdaftar dalam satu bulan ke depan, sebelum penyerahan penghargaan Globally Important Agricultural Heritage Systems (GIAHS) dari FAO di Roma, Italia, pada 31 Oktober 2025.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga keragaman hayati sekaligus memperkuat identitas daerah. Selain melindungi plasma nutfah, pendaftaran varietas juga membuka peluang pengembangan ekonomi, memperluas pasar agrowisata, serta menjaga warisan budaya bertani Bali.

Dengan begitu, Karangasem tidak hanya semakin dikenal sebagai sentra salak Bali, tetapi juga siap menempatkan kekayaan lokalnya di panggung pertanian dunia.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mendag Busan
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Mendag Busan Dorong CEO Perusahaan Manufaktur Optimalkan Ajang Bisnis Trade Expo Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak perusahaan manufaktur nasional untuk...

Nama Lionel Messi masih menjadi daya tarik, termasuk untuk produk asesoris Piala Dunia 2026. (Unsplash/Dwlly)
EKONOMISport & Health

Meraup Cuan di Piala Dunia Melalui Penjualan Boneka Messi

JAKARTA, Bisnistoday – Timnas Tiongkok memang gagal lolos ke Piala Dunia 2026,...

Menperin
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Realisasikan Program Prioritas, Kemenperin Minta Tambah Anggaran Rp1,59 Triliun

JAKARTA, Bisistoday - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Kemendag Terbitkan Tiga Aturan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis

JAKARTA, Bisnistoday-  Kementerian Perdagangan menerbitkan tiga Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang masing-masing...