JAKARTA, Bisnistoday – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bagian pola pembelajaran karakter pada siswa dini dan kelas dasar. Kegiatan implementasi MBG menjadi bentuk penanaman perilaku posisi bagi siswa sekolah.
“Dalam porgam MBG sejatinya, kita juga sedang menanamkan pendidikan karakter kepada para siswa, secara tidak langsung,” ungkap Fadhil As Mubarok, Chairman of Mubarok Institute di Jakarta, Sabtu (13/9).
Ia mencontohkan, bahwa para siswa dilatih untuk berdo’a terlebih dahulu sebelum makan, menjaga kebersihan dan menghormati orang lain, rasa toleransi saat antri makanan, dan rasa tanggung jawab serta kemandirian, saat makanan sudah habis harus dibersihkan dan ditaruh dimana tempat makan tersebut.Selain itu lanjut Fadhil, kesetaraan gizi melalui menu yang sama juga dapat membangun rasa percaya diri dan sikap hidup sederhana pada diri para siswa.
Hal tersebut tercermin dalam pola penerapan dapur sekolah yang diujicobakan oleh tim Konsultan Mahardika Paripurna Media di Sekolah SD N 01, Menteng, Jakarta Pusat, pada baru-baru ini.
Saat penerapan, program MBG di SDN 01 ini, dengan memanfaatakan Dapur Sekolah. Sedagkan dalam pelaksanaanya melibatkan, komite sekolah atau wali murid serta didampingi para guru sekolah. “Ini merasa, orang tua tidak khawatir lagi, siswa juga terlihat antusias saat menikmati makanan,” ujarnya./


